Rame-rame Kunjungi Perpustakaan, Tanamkan Anak Gemar Membaca

oleh -154 Dilihat
Foto: Sesaat sebelum memasuki ruang perpustakaan Kudus, puluhan siswa ini sedang berbaris rapi, Kamis (15-03-2018). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Tingkat kunjungan di perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, di komplek GOR Bungkarno Wergu wetan terus meningkat. Selain masyarakat umum yang berkunjung, pihak perpustakaan juga mendapat kunjungan rutin dari berbagai sekolah di Kudus.

Seperti yang terlihat, pada Kamis (15-03-2018). Sebanyak 91 siswa dari kelas 2 di SDIT Umar Bin Khattab diajak belajar membaca, menulis buku yang dibaca, dan mencari buku-buku islami.

Beberapa anak dari awal kunjungan disambut dengan perkenalan lingkungan, selanjutnya dipersilahkan memilih bacaan mulai dari buku buku agama, teknologi, pertanian, dan karya sastra, bahkan tiap kunjungan dari sekolah, khusus kelas 6 diajarkan untuk pengoperasian internet yang baik dan benar.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus, Masyudi melalui staffnya, Eko kepada isknews.com disela-sela kunjungan.

Dijelaskan Masyudi, pihaknya terus mendongkrak tingkat kunjungan, dengan meningkatkan fasilitas dan juga sarana prasarana yang ada. “Selain sudah adanya jaringan gratis wifi, koleksi buku juga ditambah untuk membuat masyarakat betah dan senang, karena banyaknya judul pustaka dari berbagai disiplin ilmu,” jelasnya.

Ia menambahkan, disamping gencarnya tingkat kunjungan dari sekolah mulai PAUD, TK, SD, SMP & SMA, meningkatnya tingkat kunjungan perpustakaan juga dipengaruhi oleh lokasi perpustakaan sekarang, dimana disebelah selatan gedung perpusda ada taman balai jagong yang setiap hari rame dikunjungi masyarakat, “Otomatis yang menuju kesana melewati kantor perpusda, dan itu sangat mempengaruhi,”imbuhnya

Pihaknya akan terus mendorong agar minat baca di kalangan masyarakat terutama anak sekolah dapat meningkat, sehingga dengan demikian bisa menambah ilmu pengetahuan bagi mereka.

“Hal itu sesuai dengan arahan Bupati Kudus, Musthofa, agar perpustakaan ramah terhadap anak, dan agar mudah mengakses buku secara langsung.” ungkapnya (AJ/RM)