Ajak Wartawan dan Mahasiswa, Bupati Kudus Bakal Gelar Festival dan Bedah APBD untuk Publik

oleh -494 Dilihat
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris Bersama mahasiswa UIN Sunan Kudus. (Foto: YM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Usai menerima hasil kajian dan riset Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kudus tentang efektivitas Gerakan Pangan Murah (GPM), Bupati Kudus Sam’ani Intakoris langsung menggagas Festival dan Bedah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang akan dibuka untuk masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah ingin mengajak mahasiswa, wartawan, dan publik memahami secara terbuka proses penyusunan hingga pemanfaatan APBD Kabupaten Kudus.

Gagasan tersebut disampaikan Sam’ani saat menerima hasil penelitian mahasiswa di Pendapa Kabupaten Kudus. Menurutnya, kajian yang dilakukan DEMA UIN Sunan Kudus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan kalangan akademisi mampu menghasilkan masukan yang konstruktif bagi pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus kami mengucapkan terima kasih kepada DEMA UIN Sunan Kudus yang telah meneliti, mengamati, dan membuat laporan dengan baik kepada kami. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujar Sam’ani.

Ia kemudian mengusulkan agar kolaborasi tidak berhenti pada kajian Gerakan Pangan Murah. Ke depan, DEMA UIN Sunan Kudus diharapkan ikut menginisiasi Festival dan Bedah APBD sebagai wadah edukasi publik mengenai pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau bisa nanti membuat Festival APBD dan Bedah APBD Kabupaten Kudus yang diinisiasi bersama DEMA UIN Sunan Kudus. Masyarakat boleh melihat, wartawan boleh mengikuti, mahasiswa juga ikut berdiskusi sehingga pengelolaan APBD semakin terbuka dan dipahami publik,” katanya.

Menurut Sam’ani, keterbukaan informasi anggaran menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mengetahui besaran anggaran, tetapi juga memahami proses perencanaan, penggunaan, hingga manfaat APBD bagi pembangunan daerah.

Meski demikian, Sam’ani mengaku belum dapat memastikan kapan Festival dan Bedah APBD akan direalisasikan. Pemerintah Kabupaten Kudus masih akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah serta DEMA UIN Sunan Kudus untuk mematangkan konsep pelaksanaannya.

Kendati belum menetapkan jadwal, ia memastikan kegiatan tersebut akan segera diwujudkan.

“Secepatnya. Segera kita laksanakan. Nanti kami koordinasikan dengan dinas terkait dan teman-teman DEMA agar konsepnya matang dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.