Alhamdulillah, Pemeriksaan Kesehatan 79 Orang Dekat Pasien Positif Covid-19 di Kudus, Hasilnya Negatif

oleh

Kudus, isknews.com – Setelah diketahui dua PDP yang dirawat di dua rumah sakit di Kudus postif covid-19, tim medis segera bergerak melakukan pemeriksaan tracing contact atas dua pasien tersebut. Orang-orang terdekat dan keluarga pasien tersebut segera dilakukan rapid test oleh tim dari DKK.

“Total sudah 79 orang kontak terdekat kedua pasien dilacak lalu dilakukan pemeriksaan melalui rapid test, Alhamdulillah semuanya dinyatakan negative covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi via video conference, Minggu (05/04/2020).

TRENDING :  Pagi Ini Kupatan Kanjeng Sunan Muria di Colo, "Kupat untuk Indonesia Bersatu"

Menurut Andini, untuk pasien yang berasal dari Kudus, sejumlah orang keluarga dekat yang harus menjalani rapid test. Dan hasilnya, mereka semua dinyatakan negatif Covid-19.

Ilustrasi penyemprotan desinfektan cegah berkembangnya Covid-19 oleh warga (Foto: YM)

Sementara, untuk pasien yang berasal dari Kabupaten Pati, rapid test juga dilakukan oleh DKK setempat ke beberapa orang-orang kontak terdekat.

“Hasilnya juga negatif semua. Meski demikian kami tetap meminta kepada mereka untuk menjalani standar protokol kesehatan dengan mengisolasi diri secara benar selama 14 hari,”kata Andini.

TRENDING :  Operasi Katarak Gratis, Bupati Minta Peserta untuk Tidak Takut

Menurutnya saat ini kondisi kedua pasien yang positif Covid-19 tersebut cukup baik  secara fisik. Keduanya masih menjalani isolasi di RSUD dr Loekmonohadi dan di RS Mardi Rahayu.

Seperti diketahui kedua pasien positif covid-19 tersebut sebelumnya adalah tergolong dalam pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).

TRENDING :  Bantuan dari 'Warga Untuk Warga' Kelurahan Wergu Kulon Bantu Korban Terdampak Covid-19

“Untuk pasien yang dari Kudus, saat pulang dari Jakarta sudah langsung memeriksakan  diri di Puskesmas dan menjalani isolasi mandiri, karena memang tidak menunjukkan gejala Covid-19. Begitu juga dengan pasien dari Pati, juga sempat melakukan perjalanan Pati, Kudus dan Jepara,” katanya.

Dengan terkonfirmasinya dua pasien positif tersebut, kata Andini, maka Kabupaten Kudus otomatis sudah ditetapkan dalam kondisi KLB Covid-19.

“Jika sebelumnya belum ada kasus positif, dan kini ada yang terkonfirmasi positif, maka status Kabupaten Kudus menjadi KLB Covid-19,”kata Andini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :