Amazing, Orang Ini Sulap Sampah Plastik Jadi Lukisan

oleh -1,073 kali dibaca

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Kantong plastik tidak lepas dari kehidupan manusia dan seolah menjadi suatu kebutuhan, yang sangat penting kaitannya dengan aktifitas sehari-hari. Kantong plastik yang fleksibel, serbaguna dan efisien untuk mewadahi apa saja, semakin menjadi pilihan masyarakat karena fungsinya tersebut.

Sayangnya, masih sedikit masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mengolah kembali sampah yang hanya dapat terurai setelah 500-an tahun itu. Akibatnya, sampah tersebut pelan tapi pasti mengancam ekosistem laut dan darat.

Sadar akan keadaan yang seperti itu, Jafar Labib (35) warga Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu, Pati berusaha keras untuk mengolah sampah plastik, menjadi benda yang dapat digunakan kembali dan tentunya memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Mulanya saya prihatin dengan keadaan lingkungan saya. Banyak sampah plastik dimana-mana. Padahal, kita tahu sampah plastik salah satu sampah yang hanya dapat terurai setelah ratusan tahun. Saya mulai berpikir bagaimana kalau sampah ini bisa didaur ulang menjadi barang berguna,” tutur Labib, belum lama ini.

Dia pun, mulai mengais sampah plastik yang dia jumpai di sekitarnya. Sebelumnya, dia tidak tahu harus diolah menjadi apa sampah tersebut. Eksperimen dengan benda bekas itu pun dijajal dengan bakat seni yang memang sudah dimilikinya.
Sebelumnya, sampah plastik yang telah terkumpul itu dia cuci untuk kemudian dijemur. Selanjutnya, sampah yang sudah dipilah sesuai warna dan ukuran itu dibentuk sedemikian rupa menjadi barang kerajinan.

“Pertama, saya mulai dengan membuat bahan kerajinan seperti wadah tisu dan kerajinan lainnya. Tapi, secara ekonomi harganya kurang seberapa. Jadi, saya mencoba membuat barang-barang lain dari sampah plastik ini,” ungkap Labib.
Keadaan sedemikian, tidak membuat dia patah semangat mengolah limbah. Dia kemudian menemukan ide membuat lukisan dari sampah plastik. Ide tersebut muncul, saat dia melihat warna-warna yang menarik dari plastik, karena dia beranggapan warna pada plastik cenderung tahan lama dibanding dengan cat atau bahan lainnya.

“Kebetulan dari kecil saya sudah memiliki bakat menggambar. jadi saya mencoba menjadikan limbah rumah tangga ini menjadi lukisan yang menarik,” terang Labib.

Namanya kini kian melambung, berkat lukisan sampah plastik buatan tangan kreatifnya. Satu lukisan, dia membandrol mulai dari harga Rp 500 ribu tergantung ukuran dan tingkan kesulitan pembuatan.
Satu lukisan ukuran A3, Labib membutuhkan waktu sekitar tiga hari proses pengerjaan, tergantung karakter gambar. Dan membutuhkan bahan sekitar 100 lembar limbah plastik.

Tidak hanya fokus pada pembuatan lukisan dari sampah saja. Dia juga, tetap membuat barang kerajinan lain seperti, tempat tisu, wadah pensil, sandal, vas bunga, tas, tirai pintu dan barang-barang lain dari bahan limbah sampah.

Bagi warga yang berminat membeli nilai artistik tinggi miliknya, bisa bertandang ke rumahnya langsung yang telah dia sulap menjadi galeri. Bahkan, dia membuka workshop pelatihan bila ada warga yang berminat memanfaatkan limbah plastik.

“Saya berharap, semakin banyak warga yang memiliki kesadaran untuk mengolah limbah plastik seperti yang saya lakukan. Agar, kelestarian alam terjaga hingga anak cucu kita nanti,” pungkas Labib.(Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.