ANRI Serahkan Buku Citra Daerah Kabupaten Jepara

by
ISKNEWS.COM
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyerahkan buku Citra Daerah Kabupaten Jepara kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Buku itu berupa rumusan dari kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Jepara.
 
M. Taufiq, Deputi Konservasi Arsip ANRI mengatakan, penyerahan buku Citra Daerah ini merupakan program ANRI dalam rangka menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai khasanah arsip statis Kabupaten Jepara yang telah tersimpan di ANRI. “Program Citra Daerah bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya yang berkembang di lingkungannya, memupuk kebanggaan dan rasa cinta terhadap Tanah Air, menghargai keberagaman, membangun solidaritas, memupuk rasa persatuan dan memperkokoh kesatuan bangsa,” katanya saat pembukaan Pameran Buku, Arsip, dan Penyerahan Citra Daerah, Rabu (10/10/2017) di Halaman Gedung Wanita Jepara.
 
Lebih lanjut dikatakannya, buku Citra Daerah merupakan satu kesatuan informasi yang menggambarkan dinamika kolektif sebuah daerah. Sebuah dinamika kolektif yang terbentuk di atas kesadaran sejarah yang dialami bersama. Kesadaran sejarah ini diharapkan dapat menjadi landasan moral yang kokoh untuk pijakan melompat ke masa depan yang lebih baik. “Kesadaran sejarah ini merupakan modal dasar yang kokoh dalam memperkuat pengembangan Otonomi Daerah. Daerah yang kuat dan berkarakter menjadi prasyarat tegaknya NKRI,” ujarnya.
 
Dirinya menyebut, Kabupaten Jepara merupakan kabupaten/kota ke-34 yang diberikan Citra Daerah. Sebelumnya telah diberikan terhadap 33 kabupaten/kota, dan masih ada sekitar 500-an kabupaten/kota yang masih mengantri untuk mendapatkan Citra Daerah. “Berdasarkan literatur, Jepara mempunyai 3 kelebihan yang jarang diperoleh daerah lainnya. Pertama, pada waktu Ratu Kalinyamat berkuasa Jepara terkenal sebagai kota pelabuhan yang ramai; Kedua, sebagai kota ukir. Ukiran dari Jepara sangat terkenal sampai ke manca negara, dan ketiga, sebagai kota pendidikan. Kartini yang lahir di Jepara yang kemudian dengan kemampuannya mengembangkan pendidikan untuk kemajuan anak bangsa,” terang Mustari.
 
Sekretaris Daerah Jepara Sholih mengatakan, arsip daerah sangat berharga, serta merupakan warisan nasional yang perlu dipelihara dan dilestarikan dari generasi ke generasi. Sehingga tingkat keberadaban suatu bangsa dapat dilihat dari pemeliharaan dan pelestarian arsipnya. “Oleh karena itu, dengan mencermati lembar demi lembar yang tersaji dalam Buku Citra Jepara ini, maka akan diperoleh gambaran tentang dinamika kota Jepara dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Sidak Rutan Temukan Puluhan Benda Terlarang