ASN Diminta Kembangkan Budaya Inovasi

oleh -1,060 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Jepara diminta untuk mengembangkan budaya inovasi di lingkungan kantor masing-masing. Hal ini disampaikan Sekda Jepara Sholih, Jumat (4/7/2017) saat upacara penutupan diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan 95 BPSDMD Provinsi Jateng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara di Pendopo kabupaten Jepara.

Dihadapan sekitar 40 peserta diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan 95 ini, Sekda Jepara Sholih mengatakan, budaya kreatif dan inovatif ini sangat dibutuhkan dalam rangka reformasi birokrasi. “Mulai saat ini, hendaknya kita sekalian untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja kita, karena inovasi inilah yang dibutuhkan dalam reformasi birokrasi,” ujarnya.

Sholih mengapresiasi beberapa kegiatan inovasi yang sudah dilakukan seperti halnya SIPP- Imta Online, dan juga inovasi-inovasi lainya. Selain itu, Sholih juga mengapresiasi kegiatan dari salah satu peserta Diklatpim yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan keprotokolan tingkat Kabupaten Jepara. “Ini adalah kegiatan baru pertama kali dilaksanakan di tingkat Kabupaten Jepara, saya memberikan apresiasi,” imbuhnya.

Dikatakan Sholih, inovasi-inovasi baru ini nantinya, harus diimplementasikan sesuai dengan perubahan yang ada. Melalui pemikiran jangka menengah dan jangka panjangnya. “Jika tidak dilaksanakan maka tidak akan memberikan dampak bagi pembangunan,” jelasnya.

Dikatakan Sholih, Diklatpim ini menggunakan pola baru yang berbeda dengan sebelumnya. Termasuk didalamnya, untuk mengembangkan budaya inovasi baru bagi para pimpinan di Kabupaten Jepara.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Dra. Aris Junaidi mengatakan Diklatpim ini dilaksanakan mulai tanggal 3 April s/d 4 Agustus 2017 di asrama Undip Telukawur Jepara. Mereka juga diajak untuk melakukan visitasi ke PT. Dua kelinci di Kabupaten Pati dan Museum Kretek Kudus. Kegiatan Diklatpim ini diikuti 40 PNS eselon IV a dan eselon IV  b.

Ditetapkan sebagai peserta terbaik yaitu Amrina Rosyida (Dinas Koperasi, UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Disusul Lulut Andi (Dinas Lingkungan Hidup Jepara  dan Evi Soviani (Bagian Umum Setda Jepara). “Semua peserta dinyatakan lulus diklat,” pungkasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.