ASTI Kudus Juara Piala Menpora Jateng dan Lolos Nasional, Lengkap dengan Gelar Individu

oleh -468 Dilihat
Tim ASTI Kudus menjuarai Turnamen Piala Menpora U15 Jawa Tengah di Semarang (Foto: ASTI)

Kudus, isknews.com – Kabar gembira datang dari dunia sepak bola usia muda Kabupaten Kudus. Tim ASTI Kudus resmi menorehkan sejarah baru setelah menjuarai Turnamen Piala Menpora U15 Jawa Tengah sendiri berlangsung sejak 30 Agustus hingga 7 September 2025 di Lapangan Banteng Raiders Semarang yang diikuti puluhan tim dari berbagai daerah.

ASTI Kudus memastikan tiket menuju putaran nasional yang akan digelar di Surabaya pada akhir September mendatang.

Perjalanan ASTI Kudus menuju tangga juara tak lepas dari kerja keras dan konsistensi permainan sejak babak penyisihan hingga partai puncak. Di laga final yang berlangsung di Lapangan Banteng Raiders Semarang, Minggu (7/9/2025), pasukan muda Elang Muria Muda sukses menaklukkan Jupiter Boyolali dengan skor telak 3-0.

Tiga gol kemenangan ASTI Kudus dicetak oleh trio andalan mereka: Ahmad Satria, M. Faqih, dan Ardian Akbar. Setiap gol lahir dengan proses indah, sekaligus membuktikan kualitas teknik dan mental juara yang dimiliki para pemain muda Kudus.

Sebelum melangkah ke final, ASTI Kudus juga menunjukkan ketangguhan di semifinal. Mereka berhasil mengandaskan perlawanan ketat Footbalindo Tegal dengan skor tipis 1-0 lewat tendangan jarak jauh spektakuler Arnold Toyang. Gol semata wayang itu memastikan tiket final sekaligus menjaga asa menuju Surabaya.

Sementara itu, lawan di final yakni Jupiter Boyolali lolos setelah menang adu penalti 3-2 atas R2 Solo. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Namun, langkah Jupiter terhenti setelah takluk di hadapan performa impresif ASTI Kudus.

Kemenangan ini terasa makin lengkap karena selain meraih gelar juara, dua pemain ASTI Kudus juga mendapatkan penghargaan individu. Ardian Akbar Rahmadi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen, sedangkan M. Rizqi Mulia Putra Maulana terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik.

Dua penghargaan tersebut menegaskan kualitas ASTI Kudus sebagai tim sekaligus menonjolkan potensi besar pemain-pemainnya. Tidak hanya tangguh secara kolektif, ASTI juga memiliki individu dengan bakat luar biasa yang layak diperhitungkan di level nasional.

CEO ASTI Kudus, Arif Budianto, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. “Alhamdulillah, kami diberikan rejeki juara. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kudus agar anak-anak bisa tampil maksimal di Surabaya dan meraih prestasi juara 1 di tingkat nasional,” ujarnya.

Arif menambahkan, kemenangan ini menjadi bukti hasil kerja keras dan komitmen seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, pemain, hingga dukungan orang tua. Ia menegaskan bahwa apa yang dicapai bukan hanya untuk ASTI, melainkan untuk nama baik Kudus di kancah sepak bola nasional.

Ketika ditanya soal persiapan menuju putaran nasional, Arif menyebut tidak ada program khusus yang berbeda dari sebelumnya. “Anak-anak sudah terbiasa latihan rutin delapan kali di lapangan, ditambah dua kali senam strength di mess dan sekali renang setiap minggu. Tinggal pematangan taktikal sesuai strategi pelatih saja,” jelasnya.

Ritme latihan intens itu diyakini menjadi bekal penting bagi tim dalam menghadapi lawan-lawan berat di Surabaya nanti. Terlebih, atmosfer pertandingan nasional tentu berbeda dibandingkan level provinsi.

Selain itu, Arif juga memastikan bahwa anak-anak ASTI akan lebih fokus pada konsistensi permainan dan mental bertanding.

“Di level nasional, semua tim pasti kuat. Karena itu, kami tekankan agar anak-anak tetap disiplin, bermain lepas, dan menikmati pertandingan,” tambahnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.