ASTI Ungguli Bandung United Dalam Laga Persahabatan di Kudus

oleh -1.546 kali dibaca
Suasana pertandingan antara ASTI Kudus dan Bandung United di stadion Wergu Wetan (Foto: istimewa/ASTI)

Kudus, isknews.com – Bandung United sebuah klub sepakbola muda dari Bandung Jawa Barat yang berjuluk Maung Muda menggelar laga persahabatan melawan Akademi Sepakbola Tugumuda Indonesia (ASTI) Kudus di Stadion Wergu Wetan Kudus, Selasa (11/1/2022).

Bandung United yang membawa 2 kelompok siswa sepakbolanya hadir di Jawa Tengah dalam rangka mengikuti even TC di Kabupaten Pati menganggap perlu menggelar sparing dengan ASTI yang berjuluk Elang Muria untuk mencari partner pertandingan karena dianggapnya setara dengan kualitas siswa mereka.

Direktur Utama ASTI Kudus‎, Arif Budianto menyampaikan, pihaknya menyambut baik kehadiran para pemain muda dari Bandung United karena itu akan menambah pengalaman dan jam bertanding kepada siswa didiknya.

“Hari ini kami mempertandingkan dua kelompok U-13 dan U-15.‎ Pertandingan digelar sebanyak enam babak. Secara persiapan siswa didik kami lakukan hanya satu pekan sebelum pertandingan berlangsung. Dengan kondisi siswa masih canggung setelah sempat libur lama akibat pandemi,” terang Arif, Selasa (11/01/2022).

Itu pun, kata dia, belum semua siswa didiknya hadir di Akademi dalam pertandingan laga uji coba tersebut. Karena beberapa masih belum merapat ke Asrama.

Direktur Utama ASTI Kudus Atif Budiyanto (Foto: YM)

“Alhamdulillah dari dua pertandingan kelompok umur tersebut di kelompok U13 hasilnya seimbang 2 – 2. Sedangkan dikelompok U15 kami unggul 3 – 0. Persiapan kami cuma satu minggu sebelumnya dan masih belum dalam form yang maksimal karena pasca liburan kemarin beberapa pemain ini masih berada di luar kota,” ucapnya.

Dikatakan oleh Arif, pertandingan itu digelar karen‎a Bandung United belum memiliki lawan seimbang. Sehingga Maung Muda ingin menjajal tim sepakbola dari Kabupaten Kudus.

“‎Karena di sana mereka belum menemukan lawan seimbang, makanya menjajal ke sini,” ujar dia.

Arif menyebutkan, masih belum puas biarpun siswanya bermain unggul dalam pertandingan laga uji coba tersebut. ‎Pasalnya, dia belum melihat performa timnya bertanding secara maksimal.

“‎Kompetisi dengan laga uji coba itu berbeda, jadi biarpun unggul masih belum puas,” jelas dia.

‎Saat ini ASTI Kudus memiliki 117 pemain yang duduk di bangku SMP dan SMA usia 12 tahun sampai 19 tahun. ‎Dalam seminggu, pemain latihan delapan kali untuk menjaga kemampuan bertanding di lapangan.

“Harapannya kami bisa melahirkan pemain-pemain berkualitas dan memiliki prestasi luar biasa. ‎Misalnya Andreas Benyamin jebolan ASTI yang terpilih program Garuda Select,” ujar dia.

Sementara itu, Kabid Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Minan Muchamad mendukung pembinaan prestasi sepakbola.

“Kami selalu mendukung pembinaan atlet sepakbola muda untuk terus berprestasi,” jelas dia, disela-sela pertandingan.

Menurutnya, pertandingan uji coba yang diikuti atlet muda ASTI Kudus tersebut dapat melatih mental pemain.Sehingga harapannya mereka siap ketika mengikuti kompetisi yang sebenarnya.

“Bagus sekali laga uji coba ini menjadi latihan bagi anak-anak muda‎ untuk melatih mental,” ujar dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.