Igor Henrique Cs Tahan Beruang Madu Persiba, Laskar Macan Muria Jaga Jarak Aman

oleh -644 Dilihat
Hutan kota Tanggulangin sekarang. (Foto: Istimewa)

Balikpapan, isknews.com – Persiku Kudus membawa pulang satu poin berharga dari Stadion Batakan setelah bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persiba Balikpapan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26, Minggu (15/2/2026) malam.

Di tengah tekanan tuan rumah yang berupaya menjauh dari jurang degradasi, Laskar Macan Muria tampil disiplin dan solid hingga peluit akhir dibunyikan.

Laga yang dimulai pukul 19.00 WIB dalam kondisi cuaca berawan dengan suhu 27 derajat Celsius itu disaksikan 555 penonton. Dipimpin wasit Abdul Aziz, pertandingan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi terutama di lini tengah. Tambahan waktu satu menit pada babak pertama dan tiga menit pada babak kedua tak mampu mengubah papan skor.

Sejak awal laga, Persiba yang mengenakan kostum biru mencoba mengambil kendali permainan. Serangan demi serangan diarahkan ke sisi pertahanan Persiku. Namun koordinasi lini belakang yang dikawal Jaimerson Xavier, Aldo Claudio, dan Ifan Nanda Pratama tampil disiplin melindungi kiper Riki Pambudi.

Persiku justru sempat memiliki peluang emas melalui kapten Igor Henrique da Silva Costa. Sang striker lolos dari pengawalan dan tinggal berhadapan dengan kiper Pancar Nur Widiastono.

Namun asisten wasit mengangkat bendera tanda offside, memaksa Igor menghentikan akselerasinya. Keputusan tersebut memicu protes karena posisi Igor dinilai masih sejajar dengan bek terakhir.

Pada menit ke-33, Caique Silvio Souza da Silva tercatat dalam match event sebelum laga berjalan semakin keras. Hingga turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan meski saling menekan.

Memasuki babak kedua, tekanan Persiba meningkat. Sepakan Beni Oktovianto pada menit ke-78 melebar tipis, sementara peluang Lorensius Amanat Sabda di menit ke-90 juga gagal menemui sasaran. Tendangan bebas Dwi Geno Nofiansyah sempat mengancam, namun masih melambung di atas mistar gawang Riki.

Pelatih Bambang Pujo Sumantri melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga keseimbangan tim. Imam Bagus Kurnia masuk pada menit ke-65 menggantikan Dheo Budi Prakoso.

Menit ke-78, Bhima Wibnu Fiki Ramadhan menggantikan Caique, disusul Muhamad Firman Januari yang masuk menggantikan Abdul Khafid. Pergantian tersebut membuat Persiku tetap kokoh dalam bertahan sekaligus sesekali mengancam lewat serangan balik.

Hingga laga usai, duel lini tengah antara Achmad Subagja Baasith dan David Maulana melawan gelandang Persiba berlangsung sengit tanpa gol tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Persiku tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 16 poin, masih unggul atas Persiba yang tertahan di posisi kedelapan. Bagi Persiba, kegagalan meraih tiga poin di kandang sendiri membuat mereka hanya berjarak tiga angka dari zona degradasi, sehingga tekanan kian besar di sisa musim.

Pelatih Kepala Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri yang akrab disapa BPS tetap mensyukuri hasil imbang tanpa gol kontra Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Minggu (15/2/2026) malam.

Meski laga berakhir 0-0, BPS mengaku tetap bersyukur atas tambahan satu poin yang diraih anak asuhnya di kandang lawan.

Alhamdulillah kita masih dapat satu poin. Di awal pertandingan tadi anak-anak bermain sangat bagus,” ujar BPS usai laga.

Namun ia mengakui performa timnya sempat menurun setelah sepuluh menit pertama. Menurutnya, setelah tampil cukup agresif di awal laga, intensitas permainan Persiku justru mengendur sehingga momentum diambil alih tuan rumah.

Sepuluh menit pertama kita bagus, setelah itu seperti tidur. Pertandingan kemudian lebih banyak dikuasai Persiba,” jelasnya.

Kendati demikian, BPS tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang mampu bertahan dari tekanan sepanjang pertandingan. Ia menilai satu poin di Batakan tetap menjadi hasil penting dalam upaya Persiku menjaga posisi di klasemen dan menjauh dari ancaman zona degradasi.

Yang penting kita tetap bersyukur. Anak-anak sudah bekerja keras dan kita masih bisa bawa pulang satu poin,” tegasnya.

Di tengah tekanan kompetisi yang kian ketat, Igor Henrique Cs menunjukkan determinasi untuk menjaga asa bertahan dan menjauh dari bayang-bayang zona merah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.