Bantuan Paket Benih dari KKP Dialokasikan Untuk Kelompok Budikdamber TP PKK Kecamatan dan Desa

oleh

Kudus, isknews.com – Bantuan sarana dan prasarana (Bansarpras) produksi budidaya yang diperoleh melalui anggaran belanja tambahan (ABT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kini tengah di persiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus guna dimanfaatkan untuk pembentukan kelompok Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) oleh TP PKK Kecamatan dan Desa.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto bersama Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo serta tim pendamping dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melaksanakan sosialisasi kepada para Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, di aula Dinas Pertanian dan Pangan terkait hal tersebut.

Mawar Hartopo dalam arahannya sangat mengapresiasi dan menyambut rencana kegiatan Budikdamber. Pasalnya, Budikdamber merupakan bagian dari program kerja Pokja 3 TP PKK kabupaten. Maka dari itu, pihaknya meminta Pokja 3 untuk turut mendampingi TP PKK Kecamatan dan Desa dalam pelaksanaannya nanti.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo serta tim pendamping KKP Provinsi saat berikan sosialisasi Bantuan sarana dan prasarana (Bansarpras) produksi budidaya (Foto: YM)

“Karena ini salah satu program pokja 3 Kabupaten, agar kiranya turut memantau dan melaporkan ke provinsi, agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas. Setelah kemarin kita gencar-gencarnya Gemarikan jadi bisa berkesinambungan dan bermanfaat untuk masyarkat luas,” ujarnya, Kamis (01/10/2020).

Ia berpesan agar kelompok-kelompok yang dibentuk harus dapat berkomitmen dan konsisten, karena Budikdamber memerlukan proses yang panjang untuk menuju siap panen. Soal persiapan, dirinya meminta kelompok yang akan dibentuk untuk dapat merinci kebutuhan dan tertib administrasi ketika menyiapkan paket Budikdamber.

“Yang penting, bantuan uang yang dibelanjakan sendiri atau swakelola dapat tertib administrasi, tepat sasaran dan tepat waktu jadi tidak ada masalah di kemudian hari. Spesifikasi bahan-bahan yang dibeli dirinci semua, sehingga semua kelompok sama,” pesannya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto mengatakan, bahwa program Budikdamber ini merupakan kelanjutan dari Gemarikan.

“Gemarikan telah disosialisasikan ke kecamatan-kecamatan namun berhenti sementara akibat adanya pandemi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kementrian Kelautan dan Perikanan dan Pemrov Jateng menjelaskan, nantinya tiap kelompok akan memperoleh bantuan dalam bentuk dana Rp 10 juta bagi membeli peralatan satu paket bantuan yang telah ditentukan.

“Tiap paket bantuan terdiri dari 30 ember budikdamber, gelas wadah tanaman, selang, benih ikan lele, benih kangkung, pakan, dan anggota. Dan setiap Kecamatan akan menerima 3 paket, setiap berisi paket 30 ember yang akan dikelola oleh kelompok dari PKK Kecamatan ataupun Desa, ” papar dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :