Sinergi Lintas Sektor, Panen Jagung Serentak di Kudus Capai 26 Ton

oleh -130 Dilihat
Foto: istimewa

Kudus, isknews.com – Sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Kudus kembali membuahkan hasil. Melalui Panen Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, total produksi jagung dari empat desa di Kabupaten Kudus mencapai 26 ton.

Panen jagung serentak tersebut dipimpin langsung Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie di lahan non LPS Blok Nggandu, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus dari Partai Demokrat Mardiyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Ir Didik Tri Prasetyo, MSi, Kepala Bulog wilayah Kudus, Kepala BPS Kabupaten Kudus, unsur Forkopimcam Jekulo, Kepala Desa Terban, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kelompok tani setempat.

Panen jagung di Desa Terban dilaksanakan di lahan seluas satu hektare milik petani setempat. Selain di Desa Terban, panen jagung serentak juga dilakukan di Desa Bae, Desa Ternadi, dan Desa Puyoh, yang masing-masing memiliki luas lahan satu hektare.

Dari seluruh lokasi yang dipanen secara bersamaan tersebut, total hasil panen jagung mencapai 26 ton. Capaian ini menjadi indikator positif keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan secara kolaboratif.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa panen jagung serentak ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga panen.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kabupaten Kudus, jajaran Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog, BPS, pemerintah kecamatan dan desa, para penyuluh pertanian, serta seluruh elemen terkait yang telah melakukan pendampingan kepada petani.

Selain itu, Kapolres memberikan penghargaan kepada para petani yang dinilainya menjadi ujung tombak keberhasilan panen jagung serentak tersebut. Ia berharap, melalui kolaborasi yang terus terjaga, sektor pertanian di Kabupaten Kudus semakin kuat dan mampu menopang ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :