Basket Kudus Tutup Porprov Jateng 2026, Tim Putri Raih Perak, Tiga Tim Gagal Naik Podium

oleh -67 Dilihat
Tim basket putri nomor 5x5 berhasil menyumbangkan medali perak, sementara tiga tim lainnya harus mengakhiri kompetisi tanpa medali. (Foto: Pengkab Perbasi Kudus)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Perjuangan kontingen basket Kabupaten Kudus pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 resmi berakhir. Tim basket putri nomor 5×5 berhasil menyumbangkan medali perak, sementara tiga tim lainnya harus mengakhiri kompetisi tanpa medali.

Pertandingan cabang olahraga (cabor) basket yang berlangsung di GOR Sahabat Arema, Semarang, tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet Kudus di tengah ketatnya persaingan antarkabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Pada partai final basket putri 5×5, Kudus harus mengakui keunggulan Kota Semarang dengan skor 39-76. Meski belum berhasil meraih medali emas, keberhasilan menembus partai puncak menjadi pencapaian tersendiri bagi tim putri Kabupaten Kudus.

Sementara itu, tim putra 5×5 Kudus gagal merebut medali perunggu setelah kalah dari Kabupaten Banyumas dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Duel berlangsung ketat dengan kedua tim saling mengejar angka, sebelum Kudus akhirnya menyerah dengan skor 68-78.

Ketua Pengkab Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kudus, Agus Santoso, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah tampil maksimal sepanjang kompetisi. Menurutnya, hasil yang diperoleh tetap patut disyukuri meskipun target medali emas belum tercapai.

“Intinya kami puas dengan perjuangan anak-anak. Mereka sudah berjuang maksimal dan memberikan kemampuan terbaiknya, meskipun target emas belum tercapai,” ujar Agus.

Ia menilai medali perak yang diraih tim putri 5×5 menjadi hasil yang patut diapresiasi. Adapun kegagalan tim putra 5×5 dan kedua tim 3×3 dalam meraih medali akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembinaan basket di Kabupaten Kudus.

Perjuangan tim Kudus juga berlanjut pada nomor 3×3. Tim putra harus mengakui keunggulan Kabupaten Kendal dengan skor 7-14 dalam perebutan tempat ketiga. Sementara itu, tim putri 3×3 mengalami kekalahan tipis dari Kota Surakarta dengan skor 9-10.

Hasil pertandingan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan dalam perebutan medali. Tim putri 3×3 Kudus bahkan hanya terpaut satu angka dari lawannya, tetapi belum mampu mengamankan posisi ketiga.

Asisten pelatih basket Kudus, Rois Setiawan, mengatakan seluruh kontingen menghadapi persaingan yang ketat. Setiap daerah datang dengan persiapan masing-masing dan berupaya memberikan hasil terbaik untuk daerah yang diwakilinya.

“Kekuatan setiap tim di Jawa Tengah memang tangguh. Semua berebut dan bersaing secara sportif untuk memperjuangkan kota atau kabupaten kelahirannya masing-masing,” ungkap Rois.

Menurutnya, pengalaman bertanding menghadapi lawan-lawan berkualitas menjadi modal penting bagi atlet Kudus untuk berkembang. Evaluasi akan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari kemampuan teknis, konsistensi permainan, hingga kesiapan mental ketika menghadapi situasi krusial.

“Kami tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim pelatih. Jangan berkecil hati karena perjuangan mereka sudah maksimal. Tetap semangat, tetap jaga keselamatan, dan terus berlatih untuk meraih prestasi yang lebih baik,” tandasnya.

Dengan berakhirnya kompetisi basket Porprov XVII Jawa Tengah 2026, medali perak tim putri 5×5 menjadi capaian terbaik Kabupaten Kudus. Hasil tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet dan tim pelatih untuk terus berbenah agar mampu bersaing lebih kuat dalam kejuaraan berikutnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.