Bawaslu Kudus Siapkan Dokumen Final Hadapi Gugatan 3 Peserta Pemilu di MK

oleh
Ketua Bawaslu Kudus Wahibul Minan yang didampingi komisioner Kasmi'an (kanan) dan Rif'an (kir) saat melakukan jumpa pers di sekretariat Bawaslu Kudus (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Terkait permohonan gugatan tiga orang peserta pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus, menyatakan sudah menyiapkan data untuk keterangan tertulis yang akan digunakan untuk memberikan keterangan pada saat pelaksanaan Sidang.

Hal itu disampaikan oleh Wahibul Minan, ketua Bawaslu Kudus saat menggelar jumpa pers di kantornya, kemarin. Menurutnya semua materi yang di perlukan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu Legislatif 2019 untuk menghadapi gugatan peserta pemilu di Kudus telah dinyatakan siap.

“Kehadiran kami ke mahkamah adalah apabila kami dipanggil oleh Bawaslu RI untuk memberikan keterangan dalam persidangan, namun apabila tidak ya cukup dengan laporan tertulis kami,” ujar Minan yang juga didampingi komisioner Kasmi’an dan Rif’an, Senin (24/09/2019).

TRENDING :  48 Anggota PPK Pemilu 2019 Dilantik

Menurutnya, semua dokumen yang dibutuhkan sesuai permohonan pemohon sudah kami siapkan dan saat ini sedang dalam finalisasi sebelum dikirimkan ke Bawaslu RI.

“Nanti setelah tahap finalisasi, dokumen dan keterangan tertulis yang dipersiapkan akan dikirimkan ke Bawaslu RI pada 26 Juni 2019 di antaranya terkait C1 hologram maupun DA1, termasuk selama tahapan kampanye, pemungutan hingga penghitungan suara sudah disiapkan dalil jawabannya,” ujar dia.

Pada prinsipnya, kata dia, Bawaslu Kudus hanya menyajikan dokumen, ketika dianggap cukup maka hanya memberikan jawaban tertulis untuk menghadapi sidang PHPU.

“Ketika ada surat dari Bawaslu pusat, tentunya kami juga siap memberikan keterangan,” ujarnya.

Awal Juli 2019, katanya, akan ada sidang pendahuluan di MK terkait permohonan PHPU tersebut apakah memenuhi persyaratan atau tidak.

Dari tiga pemohon PHPU, hanya PAN yang dilengkapi dengan kuasa hukum, sedangkan dua pemohon lainnya dari Partai Gerindra dan Partai Hanura belum diketahui karena pengajuan sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019 atas nama perseorangan.

Diketahui, sebelumnya dari hasil Pemilu 2019 terdapat tiga caleg DPRD Kudus yang mengajukan gugatan PHPU ke MK.

Pertama Agus Setyobudi dari Hanura dari Dapil Kudus 3 yang meliputi Kecamatan Jekulo dan Dawe, kemudian Bambang Kasriono dari PAN.

Dalam petitum permohonan, ia meminta MK mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya; membatalkan keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019; menetapkan hasil perolehan suara yang benar untuk pemohon di beberapa daerah.

Ketiga, Agus Wariono memohon agar MK mengabulkan permohonannya untuk seluruhnya; membatalkan keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019; menetapkan hasil perolehan suara yang benar untuk Pemohon di beberapa daerah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :