Bayi Dibuang di Ladang Pisang Karangbener Kudus, Kondisi Sudah Tak Bernyawa

oleh -1322 Dilihat
Sejumlah anggota Inafis Polres Kudus menunjukkan lokasi ditemukannya bayi laki-laki tak bernyawa di Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus, Minggu (19/10/2025). (Foto : YM)

Kudus, isknews.com – Warga Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, digegerkan dengan penemuan sosok bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di lahan pekarangan milik warga setempat, Minggu (19/10/2025) pagi.

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih terdapat ari-ari dan terbungkus handuk berwarna biru muda.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Ismahmud Yunus (56), warga Dukuh Bendokerep, sekitar pukul 08.45–09.00 WIB. Awalnya, Yunus mendapat kabar dari tetangganya, Sujono, pemilik lahan yang ditanami pohon pisang dan ketela, bahwa ada handuk tergeletak di bawah pohon pisang di ladang belakang rumahnya.

”Pak Sujono memberitahu saya dikira handuk saya jatuh. Padahal handuk warna biru bukan handuk saya. Kemudian saya cek, ternyata bayi. Awalnya kelihatan kaki, kemudian saya pastikan lagi ternyata benar bayi,” ujar Yunus, Minggu (19/10/2025).

Yunus mengaku sempat kaget dan langsung lari terbirit-birit setelah mengetahui isi bungkusan tersebut. Ia kemudian melapor kepada Ketua RT dan RW setempat untuk diteruskan ke pihak kepolisian.

”Posisi bayinya telungkup, sudah meninggal, dan masih ada ari-arinya,” terangnya.

Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Bae dan Inafis Polres Kudus mendatangi lokasi kejadian.

Garis polisi dipasang di sekitar area pekarangan untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Bae Iptu Madiyono membenarkan temuan tersebut. Ia menyebut, bayi dalam kondisi utuh, lengkap dengan ari-arinya, dan diduga sudah meninggal sebelum ditemukan.

“Dari lokasi temuan bayi, kami mengamankan handuk berwarna biru muda sebagai barang bukti. Tim medis juga kami datangkan ke lokasi dan jasad bayi dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan pelaku yang diduga membuang bayi laki-laki tersebut di lahan warga. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :