Begini Tanggapan Bank Mandiri Kudus Terkait Kasus Dana Nasabah

oleh -85 Dilihat
Bangunan Bank Mandiri Cabang Kudus

Kudus, isknews.com – Terkait penanganan kasus raibnya dana nasabah, Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Kudus menyerahkannya ke Bank Mandiri Pusat.

“Kami dari Bank Mandiri Kudus telah menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya ke Bank Mandiri Pusat,” jelas Kepala Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus Prasetyono kepada awakmedia, Kamis (7/10/2021).

Hal itu, kata Prasetyono, juga termasuk menghadapi gugatan di Pengadilan Negeri Kudus yang rencananya dilaksanakan tanggal 20 Oktober 2021 mendatang. Ia sudah menerima surat undangan persidangan dari Pengadilan Negeri Kudus pada Kamis (7/10/2021) pagi.

Sementara Juru Bicara PN Kudus Dewantoro membenarkan adanya pendaftaran gugatan dari seorang warga Kudus terhadap PT Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus secara daring (e-Court) oleh penggugat Moch Imam Rofi’i melalui kuasa hukumnya pada tanggal 6 Oktober 2021 dengan nomor perkara 59/Pdt.G/2021/PN Kds dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum. Tergugatnya adalah PT Bank Mandiri Persero Pusat c.q. PT Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus.

Sementara kuasa hukum penggugat, Musyaffak, membenarkan bahwa pihaknya sudah mendaftarkan gugatan tersebut ke PN Kudus pada hari Rabu (6/10/2021) terkait dengan rekening kliennya dibobol sebesar Rp5,8 miliar pada tanggal 17 Mei 2021 dengan catatan beberapa kali transaksi.

Ia lantas menyebutkan transfer Real Time Gross Settlement (RTGS) tanah bantul 2 sebesar Rp2.000.030.000,00, transfer RTGS tanah bantul 1 sebesar Rp2.000.030.000,00, transfer RTGS tanah sawah bantul sebesar Rp1.300.030.000,00, dan penarikan tunai sebesar Rp500 juta.

Kejadian tersebut, kata dia, diketahui kliennya pada tanggal 31 Mei 2021 ketika hendak mengambil uang tunai di Bank Mandiri Cabang Karanganyar Demak sebesar Rp20 juta. Namun, sebagaimana informasi dari teller kartu ATM kliennya diblokir, serta disarankan mengganti kartu ATM di Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus.

Setelah pengurusan kartu ATM selesai, kliennya melakukan penarikan uang sebesar Rp20 juta. Namun, sisa saldo di buku tabungan hanya Rp128,68 juta, seharusnya saldo tersisa Rp5,95 miliar.(AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :