Kudus, ISKNEWS.COM – Dengan mengenakan pakaian ala pejuang kemerdekaan tempo dulu, puluhan anggota Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kudus, pagi ini menggelar upacara bendera dalam rangka HUT RI ke 73 di GOR Bung Karno Wergu Wetan Kudus. Tah hanya pakaian, para petugas dan peserta upacara tersebut juga membawa aksesoris peralatan khas tempo dulu seperti senjata api, parang dan bambu runcing.

Dan yang membuat upacara ini terlihat unik dan menarik adalah keberadaan sepeda tua sebagai alat transportasi petugas upacara. Dimulai pukul 08.00 WIB, pemimpin upacara yang mengenakan pakaian khas prajurit tempo dulu memasuki lapangan upacara dengan menggunakan sepeda ontel. Sesampainya di tengah lapangan yang menjadi lokasi upacara, sepeda ontel itu diparkirnya dan melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin upacara.

Hal serupa juga dilakukan pada saat pengibaran bendera merah putih. Tiga petugas pengibar bendera membawa bendera dengan mengenakan sepeda tua. Uniknya upacara yang dilakukan KOSTI ini, berhasil menarik perhatian warga. Puluhan warga dengan hikmad menyaksikan upacara bendera tersebut.
Bambang Sudiharto, sebagai pembina upacara, mengatakan ditujukan untuk menghormati pahalawan-pahlawan perjuangan yang telah mengorbankan dirinya untuk kemerdekaan negara Indonesia. Selain itu, Bambang mengungkapkan penggunaan kostum ala pejuang ini senaja ditampilkan untuk mengingatkan kembali masyarakat dan anggota KOSTI akan gigihnya perjuang merebut kemerdekaan.
“Kami juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sepeda tua itu kita uri-uri atau lestarikan. Karena sepeda tua ini dulu dipakai oleh pahlawan sebagai alat transportasi perjuangan,” kata wakil ketua KOSTI Kudus tersebut.
Upacara HUT Kemerdekaan, bagi Yon Sugiyanto, Ketua KOSTI merupakan kegiatan bersejarah di negeri ini. Sehingga pihaknya ingin merangkul semua kalangan baik dari komunitas Ontho-Ontho Tok, Ontho Seno dan Nafas Tua yang tergabung dalam KOSTI Kudus serta masyarakat untuk memaknai hari kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
“Sepeda tua merupakan salah satu peninggalan pejuang kemerdekaan yang harus kita jaga dan lestarikan. Semoga dengan kegiatan hari ini, semakin banyak masyarakat yang mencintai dan melestarikan sepeda tua,” harap Ketua KOSTI Kudus tersebut. (NNC/YM)








