Biduan dan Musisi Dangdut Jepara Santuni Anak Yatim

oleh -945 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Muharram merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam dan tentu saja bagi mereka yang memuliakan anak-anak yatim. Karena itu, para seniman Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) menunjukkan existensinya dan membuktikan kepeduliannya dengan kegiatan Santunan Yatim Piatu Bersama Keluarga Besar PAMMI DPC Jepara, bertempat di Cafe & Resto Watu Pawon, Mulyoharjo, Jumat (29/9/2017).

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Pasi Intel Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Subowo, Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, Kasat Binmas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo, dan Ketua DPC PAMMI Jepara Aris Isnandar, serta para seniman seniwati panggung dangut se Kabupaten Jepara, mulai dari Artis, Musisi, MC, Pimpinan Grup serta para anggota DPC PAMMI se Jepara.

Ketua DPC PAMMI Jepara Aris Isnandar mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial yang bertujuan untuk berbagi kebahagian dengan sesama. “Hikmahnya adalah memang kegiatan ini sangat diperlukan sekali oleh mereka dan kita bisa berbagi kebahagiaan, karena harta yang kita miliki sebagian milik anak yatim,” tuturnya.

Dikatakannya, selain kegiatan santuanan anak yatim ini, juga akan diteruskan dengan kegiatan bakti sosial yang lainnya, salah satunya dikatakan Aris Isnandar pada keesokan hari kegiatan sosial ini masih berlanjut. “Besok kerjasama Polri dan PAMMI akan melakukan sumbangan kepada rekan seni, rekan musisi kita dari Kecamatan Tahunan yang sedang sakit dan mengalami lumpuh. Sehingga besok akan diberi kursi roda oleh Polres beserta dengan PAMMI. Mari kita selalu tingkatkan kerjasama kita, kita tingkatkan kebaikan-kebaikan kita. Sehingga artis musisi dicap menjadi sesuatu yang negatif, tapi kita bisa melakukan yang positif,” katanya.

Aris juga mengatakan, misi besar DPC PAMMI Jepara saat ini, melalui kedekatan PAMMI dengan Polres tentang keamanan, kedekatan PAMMI dengan Kodim dan Pemerintah. Sehingga nanti bisa saling kerjasama untuk menyuarakan kebaikan di Kabupaten Jepara. “Karena saat ini kenapa sih ijin kok sampai sulit seperti dulu-dulu, saya kira ini juga tanggung jawab kita semua bagaimana nanti kita bisa memberikan suatu bentuk yakin kepada pemerintah terutama keamanan TNI dan Polri. Sehingga nanti hal-hal yang dilarang itu tidak terjadi. Karena kiprah dari pada musisi artis juga jenis lagu itu juga sangat berpengaruh didalam penyajian. Sehingga jangan sampai terjadi tawuran-tawuran. Sehingga nanti miras juga lambat laun terus akan selalu kita suarakan. Jangan sampai nanti dangdut itu selalu dicap dengan konotasi yang tidak baik. Dangdut adalah seni dangdut adalah hiburan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyampaikan apresiasi kegiatan sosial ini. Terlebih dengan adanya upaya untuk berbagi kebahagiaan, dan bersilaturrahim bersama anak yatim. “Atas nama pribadi, Pemerintah, Forkopimda kami sangat menyamaikan apresiasi terkait dengan kegiatan dengan kegaitan yang sangat mulia yang diselenggarakan oleh pengurus PAMMI dan seluruh para pemusik dan artis. Yaitu sangat memperhatikan anak-anak yang sangat dicintai oleh Rosullullah,” ujarnya.

Menanggapi keluh kesah para artis dan pemusik, Bupati Ahmad Marzuqi mengharapkan agar keluh kesah yang dirasakan, jangan sampai naik kepada sifat putus asa dan selalu meningkatkan kesabaran dan ketabahan. “Pasti nanti rahmat dan hidayah Allah akan di anugrahkan kepada semua. Bentuknya perijinan atau yang lain. Mudah-mudahan segera dapat merubah apa yang terkait dengan kondisi para artis dan pemusik dari yang kurang baik dari yang tidak baik akan menjadi baik dan akan menjadi lebih baik di waktu-waktu yang akan datang,” pungkasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.