BPBD Kudus Catat 1.230 Pengungsi Telah Kembali, 779 Masih Bertahan

oleh -207 Dilihat
Foto: Pengungsi di Desa Payaman bersiap menuju rumah masing-masing. (Foto: Aris Sofiyanto/ist.)

Kudus, isknews.comBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat sebanyak 1.230 warga terdampak banjir telah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, hingga Sabtu (24/1/2026), masih terdapat 779 jiwa yang bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Jatmiko, menjelaskan bahwa sebelumnya jumlah pengungsi banjir pada Jumat (23/1/2026) mencapai 2.009 jiwa yang tersebar di beberapa titik pengungsian.

“Pada hari ini pengungsi yang sudah kembali pulang sebanyak 1.230 orang. Mereka sebelumnya mengungsi di SD 4 Payaman, Aula DPRD Kudus, Gedung DPC PDI Perjuangan, serta Balai Desa Jepangpakis,” kata Eko.

Sementara itu, sebanyak 779 pengungsi masih berada di lokasi pengungsian yang tersisa, yakni di Kantor DPC PAN, Balai Desa Gulang, Gedung Muslimat NU Loram Kulon, serta Pustu Tanjungkarang.

Eko menambahkan, pada Minggu (25/1/2026) pihaknya merencanakan pemulangan lanjutan bagi para pengungsi dari wilayah Jetis Kapuan yang saat ini masih berada di Gedung Muslimat NU Loram Kulon dan Balai Desa Karangrowo.

“Untuk pengungsi di Gedung Muslimat NU Loram Kulon tercatat sebanyak 434 jiwa, sedangkan di Balai Desa Karangrowo sebanyak 101 jiwa,” jelasnya.

Apabila seluruh pengungsi di dua lokasi tersebut dapat kembali ke rumah, maka jumlah pengungsi yang masih bertahan diperkirakan tinggal 244 jiwa yang berada di Balai Desa Gulang dan Pustu Tanjungkarang.

“Pemulangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan yang sudah aman dan layak huni,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.