Bersama DMI, BSI Edukasi Keuangan Syariah untuk Para Takmir Masjid di Kudus

oleh -145 Dilihat

Kudus, isknews.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kudus memberikan edukasi terhadap para takmir masjid se-Kabupaten Kudus.

Acara yang bertempat di aula DPRD Kudus, Rabu (25/5/2022) itu mengangkat tema “Kita Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”.

Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Regional VIII Semarang Imam Hidayat Sunarto menyampaikan, kerja sama dengan DMI dan para takmir masjid ini, dia berharap pelayanan syariah bisa masuk ke masjid-masjid di Kabupaten Kudus.

Sehingga nanti, masjid tidak hanya berperan sebagai pusat ibadah, tetapi juga bisa menjadi pusat literasi perbankan syariah.

“Tujuannya tiada lain untuk berdayakan ekonomi umat dan berdayakan UMKM sekitar,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Imam Hidayat Sunarto ingin meluruskan anggapan masyarakat umum jika cara kerja bank syariah tidak sama seperti bank konvensional pada umumnya.

Karena, lanjutnya, seluruh transaksi di perbankan syariah harus sesuai syariah karena ada dewan pengawas syariah.

“Terlebih, kepastian pengelolaan secara syariah juga diperkuat dengan fatwa MUI, jadi tidak bisa menjalankannya dengan seenaknya,” tuturnya.

Lebih lanjut, ketika ada transaksi yang tidak sesuai, maka konsekuensinya adalah pendapatan akan dibatalkan. Setelahnya, pendapatan tersebut tidak boleh diakui sebagai pendapatan maupun keuntungan syariah.

Sementara Bupati Kudus Hartopo menyambut positif adanya sosialisasi literasi keuangan para takmir masjid di Kudus ini. Sehingga dalam pengelolaan keuangan nanti bisa menjadi lebih transparan dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Kecanggihan teknologi perbankan harus dimanfaatkan dengan maksimal. Kami juga berharap kegiatan literasi keuangan perbankan syariah ini juga ditindaklanjuti hingga menyasar takmir masjid di tingkat desa-desa,” tandasnya.

Sementara Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kudus, Noor Badi dalam sambutannya mengatakan, Literasi Keuangan Syari’ah di Masjid adalah tempat yang strategis untuk melaksanakan fungsinya. Diantaranya untuk peribadatan ummat, untuk mendengar dan mencerdaskan ummat, untuk meningkatkan taraf hidup ummat.

Dalam organisasi yang dipimpinnya itu (DMI), lanjut Noor Badi, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan progam kerja yang telah dicanangkan. “Akan kami maksimalkan program kerja DMI, semoga bisa memberikan manfaat untuk umat,” tandasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :