Bupati Haryanto Berharap Desa-Desa Lain Ikuti “Deklarasi Stop Buang Air Sembarangan” Ala Desa Mojolawaran

oleh -1,078 kali dibaca

Pati, isknews.com (lintas Pati)- Desa Mojolawaran Gabus Pati kemarin menggelar acara yang bertajuk “Deklarasi Stop Buang Air Sembarangan” atau Open Defecation Free di Balai Desa setempat, Sabtu (22/10), Deklarasi yang digagas oleh kepaladesa Mojolawaran ini, di maksudkan sebagai pencanangan atas perubahan perilaku sehat bagi seluruh warga Desa Mojolawaran utamanya terkait dengan perilaku Buang Air Besar warga.

Deklarasi ini dihadiri oleh Dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Kepala Desa se kecamatan Gabus, Camat Gabus,, unsure dari Dinas Kesehatan Pati dan Puskesmas Gabus, serta warga masyarakat, dalam sambutannya, Bupati Haryanto mengatakan “ Saya berharap desa desa lain di wilayah Gabus kabupaten Pati bisa melaksanakan program ini, kalau memang program ini membutuhkan suporter baik jamborisasi maupun MCK akan kita programkan dan bekerja sama dengan DPU dan Dinas Kesehatan,” papar Bupati.

Selanjutnya bupati menyerahkan piagam penghargaan “tidak buang air besar sembarangan”, yang dilanjutkan pemotongan tumpeng, oleh Bupati Haryanto potongan tumpeng tersebut diserahkan okepada Kepala Desa Mojolawaran Muhammad Sahli, kemudian Bupati melakukan penandatanganan deklarasi STOP BAB-S, yang isinya menyatakan bahwa Desa Mojolawaran telah 100% bebas dari perilaku buang air besar sembarangan, disaksikan camat Gabus, Kepala Puskesmas Gabus 1, Kepala Puskesmas Gabus 2. Sesi terakhir bupati melakukan penandatanganan sekaligus peresmian Bank sampah Mojosari.

Kepala Puskesmas Gabus 2 mengatakan bahwa “Acara ini tak bioleh berhenti hanya sebagai sebuah seremoni saja, deklarasi saja, namun harus ada penerapannya secara nyata. Diharapkan nanti bekerja sama dengan TNI dan Polri ke depannya supaya semua desa dan masyarakat nya tidak lagi buang air besar sembarangan” ujar H.Sumarlan SKM.M.Kes kepada isknews.com lintas Pati.

Sementara itu kepala desa Mojolawaran mengatakan, “Masalah-masalah penyakit yang sering menjangkiti warga Desa ini, seperti demam berdarah dan  kaki gajah diakibatkan oleh perilaku kesehatan yang buruk, oleh karena itu kami sepakat dengan warga desa dan warga masyarakat desa Mojolawaran bagaimana cara nya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. ” ujar Muhammad Sahli Kepada isknews.com lintas Pati. (Mega)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :