Bupati Kudus Resmi Buka Pameran “Kudus Inkop UMKM Expo 2017”

oleh -1787 Dilihat

Kudus, isknews.com – Acara gelar pameran produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kudus, “Kudus Industri Koperasi (Inkop) UMKM Expo 2017”, malam ini secara resmi telah dibuka, acara yang merupakan rangkaian dari peringatan hari jadi Kabupaten Kudus ke 468 tersebut dibuka oleh Bupati Kudus, H. Musthofa dengan didampingi oleh anggota forkopimda yang lain.

Musthofa dalam sambutannya menjelaskan, tujuan utama kegiatan “Kudus Inkop UMKM Expo 2017” sebagai ajang mempromosikan produk unggulan UMKM, dan berharap tujuan untuk mempromosikan dan nilai transaksi selama lima hari tersebut juga tercapai.

Diselenggarakannya pameran tersebut, diharapkan bisa mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat lokal maupun luar daerah, karena Kudus memiliki produk-produk unggulan yang layak ditampilkan dalam pameran kali ini.  Selain itu, para pelaku usaha juga diharapkan termotivasi untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga produk unggulan yang ada di Kudus mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Hadir dalam giat tersebut, Muspida Kabupaten Kudus. Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Kepala OPD Pemkab Kudus. Para Camat se Kabupaten Kudus. Kepala Bank Jateng Kudus. Para pelaku UMKM Kudus dan masyarakat Kabupaten Kudus.

Dalam pembukaan tersebut juga dilaksanakan Launching Pembayaran Non Tunai E-Retribusi dan E-BPHTB Kabupaten Kudus yang dilakukan oleh Bupati Kudus.

Bupati Kudus me Launching restribusi non tunai yang malam ini dilakukan merupakan yang pertama kali dan satu-satunya di indonesia. “Acara malam hari ini mari kita sharing bersama-sama sehingga menjadi kegiatan restribusi non tunai yang bisa dilakukan oleh kota-kota yang lain,” ujarnya

Dikatakan Musthofa, Dinas perindustrian dan umkm serta dinas perdagangan harus bertindak cepat agar segera terlaksana kegiatan ini ke seluruh sistem keuangan yang melibatkan para pelaku UMKM di Kabupaten Kudus. Expo ini harus berdampak pada ekonomi kerakyatan, saya tidak melihat dari ramainya acara ini tapi yang harus dilaporkan adalah seberapa banyak transaksi keuangan yang dihasilkan oleh expo ini.

“Kepada bank jateng dan bank bri semoga kedepan semakin baik membina para pelaku UMKM sehingga lembaga keuangan selalu menjadi mitra bisnis yang baik di Kabupaten Kudus.” harapnya

Sebelum pembukaan, diawali dengan Laporan ketua panitia “Kudus Inkop UMKM Expo 2017” Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Bambang Tri Waluyo, Bambang Tri Waluyo. Pembukaan expo disertai dengan pengguntingan pita dan pelepasan 35 balon sebagai simbol yang melambangkan jumlah 35 Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah.

“Kudus Inkop UMKM Expo tahun ini menyediakan sebanyak 75 stand yang berada di dalam Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Stand tersebut diisi oleh para pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten Kudus, UMKM binaan organisasi perangkat daerah (OPD), bursa kerja, serta 10 stand yang akan diisi Forum UMKM Jawa Tengah (Jateng), Sementara stand yang berada di luar alun-alun juga disediakan untuk para sponsorship.” jelas Bambang

“Kudus Inkop UMKM Expo 2017” merupakan bagian dari empat pilar program kerja Bupati Kudus. Biaya yang digunakan berasal dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk memfasilitasi para pelaku UMKM Kudus secara gratis, kecuali bagi para sponsor.

Pengalaman tahun lalu, pada acara yang sama, mampu mendatangkan pengunjung mencapai 24 ribu orang yang dilaksanakan selama lima hari. Bambang juga mengajak semua elemen masyarakat khususnya Kabupaten Kudus untuk hadir memeriahkan dengan bersuka cita merayakan ulang tahun Kota Kudus tercinta. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.