Kudus, isknews.com – Komunitas relawan yang selama ini dikenal dengan nama Balane Sambel resmi mengganti identitasnya menjadi Pro Sambada. Deklarasi perubahan nama tersebut dilakukan sejak Februari 2025 sebagai bentuk penyegaran organisasi dan penyelarasan visi dengan pembangunan di Kabupaten Kudus.
Perubahan nama ini disambut positif oleh Bupati Kudus, H.M. Sam’ani Intakoris. Dalam pertemuan dengan relawan di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (10/4/2025), ia menyampaikan harapan agar para anggota tetap konsisten dalam mendukung program-program pemerintah.
“Apapun nama yang digunakan, yang terpenting adalah komitmen dan loyalitasnya tetap terjaga. Kita semua punya tanggung jawab menjaga persatuan, kesantunan, dan semangat melayani masyarakat,” ujar Sam’ani.
Ia menambahkan, keberadaan relawan sangat penting dalam membantu mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam membangun lingkungan sosial yang harmonis dan sehat.
Bupati Sam’ani juga mengajak seluruh anggota Pro Sambada untuk hadir dalam dua acara besar yang akan digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus pada tanggal 12 dan 13 April 2025, yakni konser Denny Caknan dan pengajian akbar bersama Gus Iqdam.
“Kegiatan ini bisa menjadi ajang mempererat kebersamaan. Mari hadir, jaga suasana tetap tertib dan aman, serta tunjukkan bahwa masyarakat Kudus menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian,” imbaunya.
Menurutnya, dengan semangat guyub rukun, Kudus akan terus menjadi daerah yang kondusif dan penuh toleransi. Ia juga berharap acara tersebut berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Sementara itu, Ketua Umum Pro Sambada, Mudhofir, mengungkapkan bahwa perubahan nama bukan hanya soal identitas baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas antaranggota.
“Kami ingin membawa semangat baru. Ke depan, Pro Sambada akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, tetap kompak dan fokus pada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya. Ia pun mendoakan agar Bupati Sam’ani selalu diberi kekuatan dalam mengemban amanah dan terus membawa Kudus ke arah yang lebih baik. (AS/YM)






