Catat! Ini Rute Kirab dan “Run Down” Visualisasi Dhandhangan 2017

oleh -1282 Dilihat

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan Kirab Visualisasi Dhandhangan 2017 digelar pada Jum’at (26/5/2017) Sore di seputaran Alun- alun Simpang tujuh Kudus. “Berbeda pada pelaksanaan tahun sebelumnya yang melibatkan pelajar sekolah, tahun ini gelaran event tahunan tersebut digelar tanpa kepesertaan pelajar, melainkan kelompok penabuh rebana dari paguyuban rebana yang ada di kabupaten Kudus,” Jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Yuli Kasianto, melalui Sri Wahyuningsih, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Kamis (25/5).

Foto : Dokumentasi Disbudpar pada Visualisasi Dhandhangan Sebelumnya

Selain paguyuban rebana, lanjut Nining, nantinya juga ada aksi teatrikal dari sejumlah pelaku seni dari gabungan sanggar tari yang ada di kabupaten Kudus. Dikatakannya, susunan acara dimulai Pukul 13.00 – 13.30 WIB untuk Persiapan Kirab Rebana, Seluruh peserta menyusun formasi kirab di Jalan Ramelan. “Adapun Start kirab dari perempatan Gang 4 (Jalan mangga), Peserta berjajar ke belakang hingga depan Galeri Indosat dengan jumlah peserta kirab rebana sebanyak 200 orang,” ujarnya

Selanjutnya, Prosesi Kirab Rebana Dimulai Kepala Dinas Budpar berkenan memberangkatkan peserta kirab. Kirab rebana berjalan dengan memainkan rebana dengan lagu secara bersama-sama. Kirab rebana berjalan hingga depan Toko Hasan Putra dan berhenti sambil menunggu Bapak Bupati H Musthofa SE MM hadir di tenda kehormatan.

Sambil menunggu kedatangan Bupati H Musthofa SE MM, panggung di Alun- alun Simpang Tujuh diisi penampilan band kontemporer religi yang memainkan beberapa lagu. Penyambutan tamu atau Welcome Perform di pentaskan setelah Bapak Bupati Musthofa SE MM dan jajarannya duduk di tenda kehormatan, sedangkan panggung diisi penampilan tarian Islami yang diiringi alunan band kontemporer religi.

Setelah penyampaian laporan tentang pelaksanaan visualisasi Tradisi Dandangan 2017 dari kepala Disbudpar Yuli Kasiyanto, Lanjut Nining, Peserta kirab rebana yang sudah menunggu di depan toko Hasan Putra berjalan menuju depan panggung kehormatan dan membentuk formasi kanan dan kiri. Selanjutnya memainkan dua alunan lagu rebana.

Sampai dipenghujung acara, kegiatan ini diakhiri dengan pengumunan penentuan awal Ramadhan 1438H, yang ditandai dengan Rampak Bedug beraksi setelah Bupati dan jajaran Forkopinda memukul bedug. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.