Kudus, isknews.com – Kepala OJK Regional 3, Moch Ihsanuddin kepada isknews.com mengatakan, bahwa “Desa Pandai OJK” nantinya akan berisi program yang menyasar seluruh masyarakat desa, di antara program tersebut adalah Program Ramah Anak & Talenta Remaja.
Disebutkannya, “Program ramah anak menyasar pendidikan karakter anak usia dini hingga SMP. Program ini bertujuan membentuk karakter anak yang bahagia, cerdas dan mandiri.” Ujarnya saat peresmian “Desa Pandai OJK” Karangbener di SMP 4 Bae Kudus.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, Adapun detail programnya antara lain Gerakan menabung pada anak dengan diadakan edukasi Simpel (simpanan pelajar) di sekolah-sekolah “Desa Pandai OJK”, nantinya sosialisasi akan dilakukan di seluruh sekolah dan BPR yang ada di sekitar desa pandai.
Selain itu juga Pengenalan program “Pandai Menabung” yang dilaksanakan dengan sosialisasi gerakan menabung dan pembentukan bank mini. Bank mini yang dimaksud adalah membentuk semacam dummy bank di sekolah, dimana nantinya para siswa-siswi bisa praktek dan belajar mengenai cara kerja dan produk-produk perbankan.
Selanjutnya, apabila dimungkinkan bisa direalisasikan untuk menunjuk siswa-siswi secara bergiliran untuk menjadi “Teller Bank” dan melayani tabungan dari siswa-siswi lainnya. Bank Mini membantu siswa-siswi belajar mengenai perbankan dan disiplin dalam mengelola uang sakunya. “Diharapkan literasi siswa-siswi mengenai perbankan semakin meningkat dengan praktek langsung di Bank Mini.” Ungkapnya
Kemudian juga disosialisasikan Internet Sehat dan Aman untuk Anak, karena saat ini penyalahgunaan internet sudah terjadi sejak kecil, hal ini terjadi dari kurangnya pengawasan dari orangtua.
Sehingga diharapkan sosialisasi berkala kepada Guru dan Siswa SD–SMP di “Desa Pandai OJK” untuk menggunakan internet secara sehat dan aman, dapat meminimalisasi risiko penyalahgunaan internet dari situs porno, judi dll.
Karena penggunaan internet yang sehat dan aman bermanfaat juga untuk tumbuh kembang dan psikologis anak.
Program ini bisa disandingkan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) industri jasa keuangan yang menjadi anggota TPAKD untuk pengadaan perangkat komputer dan akses internet gratis.
Program Ramah Anak selanjutnya adalah fasilitas perpustakaan mandiri Pustaka Digital (PaDI), dimana PaDi merupakan layanan digital bagi siswa-siswi atau guru untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan minat baca dan menulis melalui penyediaan konten buku, novel, ensiklopedia yang beragam secara gratis. TPAKD nantinya kerjasama dengan PT Telkom Indonesia untuk menghadirkan PaDi di SD/SMP “Desa Pandai OJK”.
Program Talenta Remaja ini menyasar pendidikan keuangan anak SMA hingga Mahasiswa. Program ini bertujuan mulai mengenalkan pengelolaan keuangan, pengenalan produk Industri Jasa Keuangan (IJK) dan mengembangkan potensi anak untuk aktif dan mandiri mengelola keuangan.
Seperti halnya, Karang Taruna Pandai dengan Pengenalan Bisnis Online dan Startup kepada Karang Taruna aktif di “Desa Pandai OJK”, dimana nantinya akan dibantu PT Telkom Indonesia, Kadin dan anggota TPAKD. “Diharapkan remaja lebih aktif di kegiatan yang positif seperti berbisnis online.” Imbuhnya
Selain itu, Sosialisasi dan Edukasi Komunitas Remaja Desa/Karang Taruna mengenai pengelolaan keuangan sederhana melalui Simpel di Karang Taruna dan SMA/SMK terpilih di wilayah “Desa Pandai OJK”, sehingga siswa/siswi SMA dan Anggota Karang Taruna paham dan mengenal produk tabungan khususnya Simpel dan bisa mengelola keuangan sejak dini.
Untuk mewujudkan Program Bisnis yang benar pada UMKM yang ada di desa tersebut, maka akan dikembangkan potensi UMKM desa tersebut dan memberikan pemahaman keuangan yang sehat.
Pemetaan potensi unggulan di desa pandai akan dilakukan, tujuan nya sendiri untuk mengetahui UMKM potensial dan riil yang ada di Desa Pandai OJK, “Adapun sasaran pemetaan adalah pelaku UMKM dan potensi agen Laku Pandai baru di daerah tersebut.” Ujarnya
Nantinya, akan dilakukan kerjasama dengan akademisi untuk melakukan pemetaan/survey tersebut, dimana nantinya dari survei tersebut dapat diketahui kendala dan potensi yang ada di lapangan sehingga bisa ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Pendampingan Pengelolaan sentra UMKM di “Desa Pandai OJK” akan didampingi tenaga profesional untuk lebih profesional dalam pengelolaan keuangannya sehingga bankable di Industri Jasa Keuangan. Pendampingan secara berkala dan bantuan sarana prasarana oleh Akademisi, Kadin dan anggota TPAKD juga dilakukan untuk membantu pengembangan UMKM di “Desa Pandai OJK”.
Dalam pendampingan tersebut juga dilakukan pengenalan produk IJK dan Laku Pandai kepada PKK dan Komunitas lokal terpilih di wilayah “Desa Pandai OJK” oleh anggota TPAKD (Perbanas dll), “Sehingga diharapkan literasi keuangan PKK dan komunitas lokal semakin meningkat dengan cara menjadi pengguna aktif/pasif dari Laku Pandai.” Pungkasnya (AJ/isknews.com)










