Masuk Bursa Ketua DPC PKB Kudus, Sam’ani: Kalau Diberi Amanah sebagai Kader Harus Siap

oleh -40 Dilihat
Musyawarah cabang (muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus yang berlangsung di Hotel Kenari Asri Kudus. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Musyawarah cabang (muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus yang berlangsung di Hotel Kenari Asri Kudus pada Kamis (16/4/2026) menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai lima tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, nama Bupati Kudus Sam’ani Intakoris masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kudus. Selain Sam’ani, sejumlah nama lain juga diusulkan peserta muscab, yakni Mukhasiron, Sutejo, Noor Hadi, dan Noor Hidayah.

Sejumlah sumber internal PKB menyebutkan, Sam’ani mendapat dukungan dari berbagai elemen partai, mulai dari pengurus hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Dukungan tersebut dinilai wajar mengingat ia merupakan kader PKB sekaligus pengurus DPW PKB Jawa Tengah.

“Beberapa PAC memang menghendaki agar Pak Sam’ani maju dalam pencalonan Ketua DPC PKB Kudus,” ujar salah satu pengurus DPC yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Sam’ani Intakoris menyatakan siap mengikuti seluruh mekanisme partai. Ia menegaskan, sebagai kader, dirinya harus siap jika diberi amanah oleh partai.

“Kalau diberi amanah sebagai kader, tentu harus siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika nantinya benar-benar dipercaya memimpin DPC PKB Kudus, dirinya akan berupaya memperkuat soliditas internal partai serta mendorong kolaborasi yang lebih luas.

“Kita perkuat kebersamaan, keterbukaan, dan kolaborasi agar PKB semakin baik dalam melayani masyarakat,” katanya.

Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron menjelaskan, mekanisme muscab tahun ini berbeda dari sebelumnya karena diawali dengan pemetaan calon oleh DPW PKB Jawa Tengah. Nama-nama yang muncul kemudian akan diproses lebih lanjut melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK).

“DPW melakukan pemetaan, bisa tiga sampai sembilan nama. Nanti diproses berjenjang, dan DPP yang akan menentukan,” jelasnya. (YM/YM)

Ia juga menyebut, muscab ini turut dihadiri jajaran DPP PKB, termasuk Ida Fauziyah, sebagai bagian dari proses penguatan organisasi.

Perebutan kursi Ketua DPC PKB Kudus dinilai strategis mengingat posisi PKB sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah dengan raihan tujuh kursi DPRD Kudus pada Pemilu Legislatif 2024.

Dengan munculnya sejumlah nama tersebut, dinamika persaingan dalam muscab PKB Kudus dipastikan berlangsung menarik sebelum akhirnya ditentukan melalui mekanisme partai yang berlaku.

KOMENTAR SEDULUR ISK :