Kudus, isknews.com – Peran sektor industri dalam menopang prestasi olahraga nasional kian nyata. Polytron mengambil langkah strategis dengan menjadi sponsor utama sekaligus Official Car Partner dalam ajang Polytron Indonesia Open 2026, memperkuat ekosistem bulutangkis Indonesia dari sisi teknologi dan keberlanjutan.
Turnamen bergengsi yang masuk dalam kalender BWF World Tour Super 1000 ini akan digelar pada 2–7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan. Ajang ini menjadi salah satu yang paling prestisius di dunia, menghadirkan atlet-atlet elite global sekaligus memperebutkan poin krusial peringkat dunia.
Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan tidak hanya berfokus pada dukungan finansial, tetapi juga pada penguatan kualitas penyelenggaraan kompetisi.
“Indonesia Open dan Polytron memiliki kesamaan akar sebagai kebanggaan nasional. Melalui semangat ‘Pride of the Nation’, kami ingin menghadirkan inovasi yang mampu mendukung performa dan kualitas event secara menyeluruh,” ujarnya.
Dukungan Polytron terhadap bulutangkis bukan hal baru. Perusahaan ini sebelumnya telah terlibat dalam berbagai turnamen, mulai dari ajang internasional hingga level pembinaan seperti Superliga Junior dan Muria Cup, menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap perkembangan olahraga tersebut.
Dalam perannya sebagai Official Car Partner, Polytron menghadirkan kendaraan listrik Polytron G3+ sebagai sarana mobilitas utama atlet dan ofisial. Penggunaan kendaraan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan event olahraga yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah lingkungan.
Dengan efisiensi biaya operasional sekitar Rp220 per kilometer, G3+ menawarkan solusi mobilitas yang lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Selain itu, fitur kalkulator kendaraan listrik yang disediakan Polytron turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait potensi penghematan penggunaan energi.
Melalui kolaborasi ini, Polytron berharap Indonesia Open 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi kelas dunia, tetapi juga simbol sinergi antara inovasi teknologi dan prestasi olahraga nasional di mata internasional. (YM/YM)






