CFD Belum Dibuka Pedagang Di Alun Alun Dibubarkan Satpol PP

oleh
Sejumlah petugas Satpol PP Kudus saat menrtibkan para pedagang yang berjualan di Arena CFD yang sedang libur (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Car Free Day (CFD) di Alun-alun Simpangtujuh Kudus hari ini masih belum di aktifkan, namun sejumlah pedagang nekad menggelar dagangannya di jalan-jalan sekitar kawasan yang biasa menjadi arena CFD. Sehingga aktifitas mereka dibubarkan oleh sejumlah petugas dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus, Minggu (16/06/2019).

Aksi pembubaran ini kemudian menimbulkan rasa kecewa sejumlah pedagang dan pengunjung. Meski begitu mereka tetap membubarkan diri dengan tertib.

Edi (40) penjual Cilok, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya sesama penjual di CFD salah. Lantaran nekat berjualan di tempat tersebut, meskipun dari dinas terkait belum mengumumkan pembukaan CFD kembali pasca libur ramadan dan lebaran.

TRENDING :  Upacara Hari Jadi ke-695 Seluruh Peserta Pakai Baju Adat Khas Pati

“Kemarin ramadan dan lebaran udah libur lama. Sampai sekarang kami juga tidak tahu pembukaannya. Makanya kami para pedagang tadi mengiranya udah boleh dipakai jualan lagi. Ternyata belum,” katanya.

Edi mengungkapkan pada pagelaran CFD pagi ini belum banyak diramaikan oleh pedagang. Terlihat para pedagang hanya mengisi sebagian ruas kiri jalan Ahamad Yani dan jalan depan Ramayana. Sehingga arus lalu lintas yang ada diseputaran Alun-alun Simpang Tujuh masih berjalan sebagaimana biasa dan lancar.

“Biasanya dua ruas di kanan dan kiri Jalan Ahmad Yani, berhubung ini belum dibuka pedagang yang biasanya di ruas kanan dan bagian selatan tidak berani jualan disana. Jadi tadi pada pindah di depan Ramayana,” jelasnya.

TRENDING :  Nanti Malam Lomba Terbang Papat Se-Kecamatan Undaan Digelar

Syafah (20) salah satu pengunjung CFD juga mengaku kaget. Pasalnya saat dirinya tengah mengantre membeli jasuke di depan Ramayana, tiba-tiba ada Satpol PP datang meminta pedagang untuk segera mengemasi dagangannya. Kepada media ini, warga Kelurahan Panjunan itu mengaku tidak tahu jika pagi ini even rutin kota kretek itu belum dibuka kembali.

“Kaget aja, baru kisaran jam setengah delapan kok sudah disuruh pergi pedagangnya. Pas tanya pedagangya ternyata CFDnya belum dibuka,” ujarnya dengan begitu polosnya.

TRENDING :  Profesional Penuh Kasih Komitmen Setengah Abad RS Mardi Rahayu

Kepala Sapol PP Kudus, Djati Solechah mengatakan jika pembukaan CFD dilakukan pada 23 Juni mendatang. Dalam kegiatan pembongkaran tadi pagi, pihaknya mengaku telah memberi toleransi kepada pedagang CFD untuk berjualan beberapa jam di sana.

Mengingat semakin siang, arus lalu lintas di daerah tersebut kian padat. Maka Satpol PP akhirnya bersikap tegas dengan membubarkan pedagang.

“Depan Ramayana itu sebenarnya daerah terlarang untuk dibuat jualan. Tetapi tadi pagi banyak yang berjualan di sana,” ungkapnya.

Djati juga mengingatkan para pedagang untuk menataati peraturan yang ada. Seperti tata letak lapak dan waktu berjualan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :