Dari Pati untuk Nasional: Pati Futsal League 2026 Siap Kirim Pemain ke Kejurnas

oleh -211 Dilihat
Pemenang Pati Futsal League (PFL) 2026. (Foto: Istimewa)

PATI, isknews.com – Atmosfer futsal di Kabupaten Pati kian bergelora. Pati Futsal League (PFL) 2026 resmi mencapai partai puncak pada Sabtu malam (25/1/2026), menandai berakhirnya kompetisi tahunan yang menjadi ajang adu gengsi sekaligus pencarian bibit-bibit muda futsal lokal.

Ketua Panitia PFL 2026, Zeniko Mey Saputro, menegaskan bahwa Pati Futsal League bukan sekadar turnamen, melainkan program pembinaan berkelanjutan yang rutin digelar setiap tahun secara bergilir.

Pati Futsal League ini memang kita adakan setiap tahun. Ke depannya akan terus berlanjut dan bergilir. Fokus utama kami adalah mencari dan membina bibit-bibit muda lokal dari Kabupaten Pati,” ujar Zeniko.

Menurutnya, ajang ini juga membuka peluang bagi pemain berprestasi untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, baik provinsi hingga nasional.

Ke depan ada Popnas. Kalau ada pemain yang menonjol, tentu akan kita rekomendasikan dan kita bawa ke jenjang provinsi maupun nasional,” jelasnya.

Tahun ini, PFL 2026 diikuti ratusan atlet pelajar dari berbagai sekolah. Kategori SMA diikuti 33 tim, kategori SMP 30 tim, serta kategori putri sebanyak 9 tim. Turnamen digelar sejak 20 hingga 25 Januari 2026, menggunakan sistem grup yang dilanjutkan ke babak gugur hingga final.

Laga puncak kategori SMA mempertemukan SMA 3 Pati melawan SMA Safin TBN, sementara kategori putri mencuri perhatian karena untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam ajang PFL.

Kategori putri ini baru pertama kali kita adakan. Banyak masukan dari sekolah-sekolah agar pembinaan futsal putri juga diperhatikan, akhirnya tahun ini kita realisasikan,” ungkap Zeniko.

Sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pati, Zeniko menilai geliat futsal di Pati terus menunjukkan tren positif, seiring tingginya antusiasme masyarakat dan pelajar.

Responsnya luar biasa. Banyak pesan masuk agar event seperti ini sering digelar supaya semakin banyak lahir pemain-pemain potensial dari Pati,” katanya.

Dukungan juga datang dari kalangan suporter. Ketua Resimen Patifosi, Bintara, menilai PFL 2026 mampu menjadi ruang ekspresi sekaligus pengembangan kreativitas pelajar dan suporter muda.

Saya sangat antusias. Event ini sangat bagus karena bisa menjaring suporter dari kalangan sekolah. Kreativitas mereka luar biasa dan ini membantu anak-anak mengembangkan bakat serta imajinasinya,” ujar Bintara.

Ia pun berharap atmosfer sepak bola dan futsal di Pati semakin hidup ketika Persipa Pati kembali bisa bermain di kandang.

Semoga musim depan Persipa bisa main home away dan kembali bermain di kandang. Insya Allah suporter Patifosi akan selalu mendukung dan memenuhi tribun,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, para juara Pati Futsal League 2026 berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk melangkah ke level kompetisi berikutnya. (Mel)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.