Delapan Peserta Tak Hadir Tes Tulis Panwascam

oleh -939 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebanyak delapan peserta absen saat ujian tertulis Panwascam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018. Tes yang berlangsung di aula SMKN 2 Jepara ini hanya diikuti oleh 177 peserta dari total 185 peserta yang lolos tes administrasi. Setelah tes ini, pengumuman peserta yang lolos ke tes wawancara akan diumumkan pada Minggu (17/8/2017) mulai pukul 00.00 WIB. Tes tertulis yang berlangsung selama dua jam tersebut berjalan lancar dan kondusif.

Ketua Panwas Kabupaten Jepara Arifin sebelum tes mengungkapkan, dalam rekruitmen Panwascam ini semua peserta mempunyai peluang yang sama untuk terpilih. “Kita menjamin seleksi yang kita lakukan secara profesional, jadi siapapun tidak pandang bulu memiliki peluang yang sama,” ujarnya, Sabtu (16/9/2017).

Sementara itu Kasubag Administrasi Bawaslu Jateng Setyo Pramudi menjamin kerahasiaan soal tes tertulis ini. Pasalnya, soal ini dibuat oleh Bawaslu Propinsi Jateng dan baru diserahkan kepada Pokja rekruitmen Panwascam di ruang tes. “Kita jamin kerahasiaannya, karena baru kita bawa ini tadi,” ujarnya.

Setyo juga menegaskan jika dulu ada pameo yang menyebut jika personil Panwas hanya itu-itu saja sudah tidak ada lagi. Hal ini dibuktikan dengan munculnya wajah-wajah baru muksi dari jajaran Bawaslu RI hingga di tingkat kabupaten. “Coba bisa dilihat di pusat, semua personilnya baru. Begitu juga yang di provinsi tiga-tiganya juga wajah baru. Yang di Jepara juga dua personilnya orang baru,” jelasnya.

Salah seorang peserta seleksi Panwascam Sholeh mengaku cukup optimis dengan tes tertulis yang telah dijalaninya. Pasalnya, sebelum tes ini, dirinya bersama dengan sejumlah rekan-rekannya sudah mempersiapkan diri termasuk dengan latihan soal-soal tentang kepemiluan. “Kira sudah ikhtiar, sekarang tinggal pasrah saja. Mudah-mudahan hasilnya baik,” ujar mantan Panwascam Mlonggo di Pilbup 2017 lalu ini.

Dari 185 orang yang lulus seleksi administrasi tersebut dari aspek jenis kelamin, laki-laki ada 148 atau 80 persen dan sisanya perempuan. Sementara dari aspek pendidikan S2 berjumlah 15 (8 %), S1 berjumlah 126 (68 %), D3 berjumlah 4 (2 %), D2 Berjumlah 1 (1 %), SMA/Sederajat berjumlah 39 (21 %).

Melalui seleksi tertulis ini masing-masing kecamatan akan diambil 6 besar yang dinyatakan lulus tes tertulis. Namun apabila pada urutan ke 6 terdapat nilai yang sama, maka nilai yang sama tersebut tetap dinyatakan lulus tes tertulis. Dari tes wawancara akan ditetapkan tiga anggota untuk masing-masing kecamatan. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :