Jepangpakis Kudus Raih Juara Pertama Nasional Kategori Entry Data Jaga Desa

oleh -1 Dilihat
Kades Jepangpakis Jati Kudus saat menerima penghargaan. (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama tingkat nasional pada kategori Kepatuhan Entry Data dalam ajang Jaga Desa Award 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Minggu malam (19/4/2026). Kegiatan ini merupakan inisiatif Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Kejaksaan Republik Indonesia.

Kepala Desa Jepangpakis, Sakroni, saat diwawancarai wartawan pada Senin (20/4/2026), menjelaskan bahwa terdapat tiga kategori dalam ajang tersebut, yakni pengelolaan keuangan, kepatuhan entry data aplikasi Jaga Desa, serta lomba film pendek terkait program Jaga Desa.

“Alhamdulillah, Jepangpakis berhasil meraih juara satu kategori kepatuhan entry data tingkat nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Sakroni.

Ia menyampaikan, penghargaan yang diterima tidak hanya berupa piagam, tetapi juga uang pembinaan sebesar Rp10 juta. Selain itu, terdapat dukungan fasilitas yang nantinya akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen pemerintah desa dalam menjaga keterbukaan dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan data, keuangan, serta aset desa.

“Setiap kegiatan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan, selalu kami input secara rutin. Ini bagian dari tanggung jawab kami agar administrasi tetap tertib dan transparan,” jelasnya.

Sakroni menambahkan, proses penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Desa Jepangpakis sebelumnya juga berhasil menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten dan provinsi sebelum akhirnya meraih juara di tingkat nasional.

“Awalnya kami mendapat informasi sebagai juara satu tingkat kabupaten, kemudian lanjut ke provinsi dan kembali meraih juara. Alhamdulillah di tingkat nasional juga bisa menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa ke depan.

“Harapannya, prestasi ini bisa terus dipertahankan. Kami juga berharap semakin banyak program seperti ini untuk mendorong desa agar lebih profesional dan akuntabel dalam menjalankan pemerintahan,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :