Dinas Arpusda Telusuri Sejarah Perjuangan Rakyat Pati

oleh -87 Dilihat
Dinas Arpusda Telusuri Sejarah Perjuangan Rakyat Pati
Foto: Arsiparis Bidang Kearsipan Dinas Arpusda sedang mengecek arsip yang diperoleh dari Dinas Sejarah Angkatan Darat di Bandung. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM).

Pati, ISKNEWS.COM – Sejarah perjuangan rakyat Pati dalam kurun waktu 1945 hingga 1950 mulai dilakukan penelusuran. Penelusuran sejumlah arsip sejarah tersebut dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Suwanto melalui Arsiparis Bidang Kearsipan Gunawan menuturkan, pihaknya lebih spesifik menelusuri sejarah perjuangan rakyat Pati dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

”Saat ini kami sudah melakukan penelesuran berbagai arsip-arsip mengenai sejarah perjuangan rakyat Pati dalam mempertahankan NKRI tersebut. Mulai dari penelusuran data-data sejarah di Dinas Sejarah Angkatan Darat, hingga melakukan sejumlah wawancara dengan saksi sejarah seperti para veteran,” terang Gunawan saat ditemui beberapa waktu lalu di ruangnya.

Selain itu arsip-arsip di pusat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) juga telah dikunjungi. Beberapa data pendukung juga sudah dibawa untuk nantinya dibuat semacam laporan.

”Kegiatan penelusuran arsip sejarah ini dilakukan karena adanya permintaan dari masyarakat. Banyak masyarakat yang bertanya soal arsip-arsip mengenai perang yang pernah terjadi di Kabupaten Pati,” ujar Gunawan.

Penelusuran yang dilakukan sejak April kemarin itu, imbuhnya diperkirakan laporan terkait arsip-arsip yang telah dikumpulkan baru bisa diakses masyarakat tahun 2019 nanti.

”Sebab ini penelusuran sejarah, jadi butuh waktu tak hanya sehari dua hari. Butuh waktu yang lama sehingga menghasilkan data arsip sejarah yang benar-benar lengkap dan mendalam,” jelasnya.

Selain itu, setelah data-data tersebut lengkap, Bidang Kearsipan rencananya bakal melakukan penelusuran secara langsung mengenai tempat-tempat yang menjadi latar sejarah periode 1945 hingga 1950 tersebut.

”Nantinya kami mengajak para pegiat sejarah, juga media untuk melakukan penelusuran di lokasi-lokasi yang disebutkan di arsip-arsip yang telah kami himpun. Seperti Hotel Pati, SMP Rendole, dan di daerah Gembong yang menjadi tempat pertempuran pasukan penjajah dan pasukan pribumi,” terang Gunawan. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.