Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Kedatangan Tim Pencanangan Pembentukan Kampung KB di Ds.Dumpil Kecamatan Dukuhseti Kab Pati Kamis (18/05) Disambut dengan Tarian Pesta Panen Padi yang di bawakan oleh Aprilia Putri Kusherawati. Pencanangan Pembentukan kampung KB merupakan program Usaha peningkatan Pendapatan keluarga Keluarga Sejahtera (UPPKS), dan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), untuk mewujudkan Masyarakat Yang Sejahtera Dan Mandiri.
Kepala Desa Dumpil Fajar Hariyadi menyampaikan bahwa “Ds.Dumpil memiliki luas wilayah 238,7 Ha, dengan 428 Kepala Keluarga, terimakasih kepada Dinas Sosial sehingga Ds.Dumpil menjadi Desa pencanangan Kampung KB”, Ds.Dumpil memiliki Tiga titik pantauan diantaranya BKB (Bina Keluarga Balita), kemudian BKL (Bina Keluarga Lansia) dan BKR (Bina Keluarga Remaja) dan semua kegiatan tersebut di biayai oleh APBN.

Lebih lanjut Kepala desa menjelaskan “masyarakat di Ds.Dumpil untuk pasangan yang produktif rata rata memiliki anak tidak lebih dari dua, kalau di prosentasekan maka setiap pasangan di Ds. Dumpil memiliki anak kurang dari Dua, atau dengan prosentase sekitar 1,6”, Dia juga berharap dengan program Kampung KB di desa Dumpil Dapat menekan jumlah penduduk, pungkasnya.
Sudarlan dalam sambutanya menyampaikan bahwa Lounching Kampung KB pertama di Kabupaten Pati Di awali di Ds.Pohijo Kecamatan Margoyoso, kemudian menindak lanjuti program Nasional KB di 1 desa di setiap Kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di Kab Pati, laju pertumbuhan manusia terlalu cepat maka di harapkan di semua desa di kabupaten Pati ada program seperti ini yaitu kampung KB, karena penduduk Indonesia hingga tahun ini sudah mencapai 250 juta. Dengan jumlah penduduk yang berkembang begitu pesat maka akan menimbulkan dampak kehidupan dan kerawanan sosial, laju pertumbuhan penduduk di Kab Pati masih bisa dikatakan masuk dalam tahap normal, namun pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi laju pertumbuhan di wilayahnya, untuk menjaga kesejahteraan di wilayahnya. Sudarlan juga berharap, setelah kampung KB diresmikan maka program yang sudah di siapkan harus bisa berjalan dengan harapan untuk menuju kesejahteraan, jelasnya.
Dengan di resmikanya Kampung KB di Ds.Dumpil sebagai Salah satu kampung percontohan yang berkaitan dengan keluarga berencana, ternyata masyarakat sangat antusias, terbukti dengan pencanangan Kampung KB, Hari ini sebanyak 17 Aseptor Implan dan 5 Aseptor Ayudi hari ini di pasangkan kepada ibu ibu. (wik)







