Kudus, isknews.com – Ribuan penonton tumpah ruah di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus saat grup musik NDX AKA tampil dalam konser bertajuk Warisan Rasa, Rabu (27/8/2025) malam. Suasana meriah itu menjadikan konser gratis ini layaknya pesta rakyat terbesar di Kudus tahun ini.
Konser yang digelar PT Sukun Wartono Indonesia untuk memperingati HUT ke-78 perusahaan sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan RI dan menyambut HUT ke-576 Kabupaten Kudus, mampu menyedot perhatian masyarakat lintas daerah. Penonton datang tidak hanya dari Kudus, melainkan juga dari Jepara, Pati, Demak, Rembang, hingga luar Jawa Tengah.
Sejak sore, ribuan orang sudah mulai memadati kawasan alun-alun. Mereka rela menunggu hingga satu jam sebelum konser dimulai demi bisa menyaksikan langsung aksi panggung grup asal Yogyakarta tersebut. Begitu lampu panggung menyala dan musik dibuka bersama Bupati dan Wakil Bupati Kudus, gemuruh sorakan penonton langsung membahana.
NDX AKA membawakan sekitar 21 lagu hits, di antaranya Ditinggal Rabi, Bojo Ketikung, Nyekso Batin, Tresno Tekan Mati, hingga Kelingan Mantan. Setiap lagu seolah menjadi nyanyian bersama, dengan ribuan penonton kompak bernyanyi dan berjoget.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Sukun yang telah menggelar konser untuk masyarakat.
“Silakan dinikmati konser bersama NDX AKA malam ini, kita nyanyi bareng dan joget bersama. Tolong kondusifitasnya tetap dijaga supaya Pemkab Kudus bisa menghadirkan konser-konser berikutnya,” ujarnya.
Konser berlangsung meriah namun tetap kondusif berkat pengamanan ratusan personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Hal ini membuat masyarakat bisa menikmati hiburan dengan nyaman tanpa gangguan berarti.
Salah satu penonton yang datang dari Kabupaten Rembang, Dyah Nurmaya Sari, mengaku sangat terhibur dengan konser gratis ini. Ia bahkan rela pulang larut meski keesokan harinya harus bekerja.
“Psikolog mahal, mending nonton konser dan happy bareng teman. Apalagi gratis, bisa sekalian refreshing,” tuturnya sambil tersenyum.
Selain sebagai hiburan, konser NDX AKA juga menjadi ajang perekat kebersamaan warga Kudus dan sekitarnya. Dari anak muda hingga orang dewasa, semua larut dalam alunan musik hip-hop dangdut dan pop Jawa yang khas. Kudus malam itu benar-benar menjadi lautan manusia yang bergembira bersama.
Suasana makin semarak ketika cahaya lampu panggung menyoroti lautan penonton yang melambaikan tangan. Sejumlah penonton bahkan terlihat mengibarkan bendera kecil dan mengenakan atribut bertuliskan NDX AKA sebagai bentuk dukungan mereka.
Pihak penyelenggara juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari layar besar di beberapa sudut alun-alun, hingga stan kuliner UMKM lokal yang ikut meramaikan acara. Kehadiran stan tersebut menambah kesan pesta rakyat yang meriah.
Menurut panitia, konser ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari komitmen PT Sukun untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami ingin memberikan ruang ekspresi dan kebahagiaan bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya,” ujar salah seorang panitia.
Bagi masyarakat Kudus, konser ini menjadi salah satu momen bersejarah di tahun 2025. Kehadiran NDX AKA tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan yang memperkuat identitas Kudus sebagai kota dengan tradisi budaya yang selalu hidup. (YM/YM)











