Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, bakal mengadakan penambahan armada pengangkut sampah. Pasalnya, masih banyak titik tumpukan hingga meluber ke jalan raya lantaran terlambat dalam pengangkutan.
Kepala DLH Blora, Dewi Tedjowati, menjelaskan, bahwa tumpukan sampah bukan hanya di Cepu, namun juga terjadi di lingkungan perkotaan Blora. Bahkan di beberapa kecamatan lain. Mengetahui, hal itu, pihaknya sedang melakukan evaluasi dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, banyak Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang sampahnya masih menumpuk. “Seperti hari ini, saat saya monitoring saya menemukan TPS masih belum diambil sampahnya,” tuturnya.
Tahun ini, kata dia, Pemkab Blora bakal melakukan penambahan satu armada pengangkut sampah. Sebelumnya, hanya ada 4 armada pengangkut sampah yang dimiliki DLH Blora. Namun, dirinya belum tahu, akan ditempatkan di Cepu ataukan di Blora armada tersebut.
Pasalnya, kedua wilayah itu memang membutuhkan armada pengangkut sampah. “Untuk jumlah armada ini nati akan diatur bergantian. Kadang di Blora 3 armada atau kadang di Cepu 2 armada pengangkut,” ujarnya.
Dirinya mengaku, masih melakukan pemantauan pengelolaan sampah di masing-masing kecamatan. Supaya kedepannya akan melakukan evaluasi di jadwal pengangkutan sampah agar tidak ada penumpukan. “Saya kepingin tahu solusinya bagaimana,” tuturya.
Saat disinggung terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cepu apakah tahun ini ada penanganan, pihaknya mengaku tidak ada. “Tahun ini yang akan ada perbaikan pengelolaan sampah adalah di TPA Blora,” ujarnya. (as)








