DPD LDII Kudus Gelar Musda ke-6, Bahas Program dan Pemilihan Pengurus Baru

oleh -229 Dilihat
Momen kebersamaan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama jajaran pengurus dan tamu undangan dalam Musda ke-6 DPD LDII Kudus. Semangat sinergi untuk mewujudkan Kudus yang sejahtera, harmoni, dan takwa. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kudus menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 di Hotel @Hom Kudus, Sabtu (30/8/2025). Agenda utama dalam forum tersebut adalah mengevaluasi program kerja periode 2020–2025, menyusun program baru, sekaligus memilih kepengurusan baru untuk periode 2025–2030. Adapun tema yang diangkat adalah Penguatan Karakter dan Kemandirian Masyarakat sebagai Pilar Transformasi Bangsa Berkelanjutan.

Ketua DPD LDII Kudus, Muhammad As’ad, menyampaikan bahwa musda kali ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. “Kami berharap program kerja yang sudah dijalankan bisa dipertahankan, dan program baru nantinya dapat lebih bersinergi dengan visi Pemerintah Kabupaten Kudus, yakni sejahtera, harmoni, dan takwa,” ungkapnya.

As’ad menjelaskan, mekanisme pemilihan ketua akan mengacu pada tata tertib yang sudah disepakati peserta musda. Dalam aturan tersebut terdapat beberapa opsi, antara lain melalui suara terbanyak, musyawarah mufakat, atau aklamasi. Namun, hingga pelaksanaan musda dimulai, baru muncul satu kandidat ketua yang diusulkan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program-program LDII Kudus selaras dengan delapan kluster pengertian LDII untuk bangsa. “Harapannya, musda ini tidak hanya melahirkan pengurus baru, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang hadir sekaligus membuka acara, mengapresiasi kontribusi LDII dalam bidang pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan. Menurutnya, LDII Kudus telah mendukung terciptanya situasi yang kondusif serta sejalan dengan misi pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, Musda ke-6 LDII Kudus berjalan lancar. Kami berharap LDII terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, harmoni, dan takwa. Kami juga mendorong semua organisasi, termasuk LDII, agar berlomba-lomba dalam kebaikan,” kata Sam’ani.

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan LDII dalam berbagai program, termasuk upaya menjaga kondusivitas wilayah bersama aparat keamanan. “Kabupaten Kudus relatif aman dan tenteram, namun kita tetap perlu waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Musda ke-6 LDII Kudus ini dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah dan aparat keamanan. Forum tersebut diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang mampu membawa LDII Kudus lebih maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :