Famtrip Pelaku Wisata Jatim Eksplor Potensi Kudus, Siap Bawa Pasar Premium

oleh -126 Dilihat
enyambutan familiarization trip (famtrip) dalam program Jateng On The Spot 2025, Selasa malam (29/7/2025), di Aula Graha Muria, Colo, Kecamatan Dawe. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Puluhan pelaku usaha pariwisata dari Jawa Timur mengeksplorasi potensi wisata religi di Kabupaten Kudus melalui program familiarization trip (famtrip) Jateng On The Spot 2025. Kegiatan ini menjadi jembatan untuk membuka peluang pasar wisata religi premium dari Jawa Timur ke Kudus.

Acara ramah tamah peserta famtrip digelar di Aula Graha Muria Colo, Kecamatan Dawe, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke berbagai destinasi religi unggulan di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah, menyambut hangat kedatangan para pelaku wisata. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kelas wisata religi Kudus.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kudus punya potensi besar untuk dikembangkan ke arah wisata religi premium, bukan hanya untuk ziarah, tapi juga pengalaman spiritual yang nyaman dan berkualitas,” ujarnya.

Para pelaku wisata di Kudus menyambut baik dan dengan senang hati berkolaborasi baik dari HPI,PHRI,Apita,PPW Nusantara memberikan pelayanan sesuai reques dari owner owner biro travel anggota ASSPI Jatim.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disporapar Jawa Tengah, Endro Wicaksa, ST, MBM, menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemulihan dan akselerasi pariwisata pascapandemi. Ia menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Tengah telah menetapkan tahun 2027 sebagai tonggak penguatan sektor pariwisata.

“Kami ingin mengubah wajah wisata religi, agar tak lagi identik dengan fasilitas sederhana. Ini saatnya kita mengarah ke pelayanan dan pengemasan yang lebih profesional,” ujarnya.

Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPI) Jawa Timur, Eko Mujiono, mengaku terkesan dengan potensi wisata di Kudus, terutama makam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Ia menilai destinasi ini sangat cocok ditawarkan ke pasar Jawa Timur yang memiliki kedekatan budaya dan spiritual.

“Kami melihat Kudus punya peluang besar. Kalau fasilitas pendukung ditingkatkan, kami siap bawa pasar premium dari Jawa Timur untuk wisata religi ke sini,” kata Eko.

Selama tiga hari dua malam, para peserta famtrip mengunjungi berbagai titik wisata religi di Semarang, Demak, Kudus, dan Jepara. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi bahan bagi pelaku wisata dalam menyusun paket perjalanan religi yang lebih berkualitas, kompetitif, dan menyasar pasar wisatawan kelas menengah ke atas. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :