Fashion Show Ramaikan Culture Festival Rendeng, dari Remaja hingga Lansia Tampil Percaya Diri

oleh -228 Dilihat
Fashion show lintas usia meramaikan Culture Festival Rendeng, menjadi bukti bahwa seni dan budaya bisa dinikmati siapa saja. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Gelaran Culture Festival Rendeng dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI berlangsung meriah di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus, Sabtu-Minggu (30-31/8/2025). Salah satu yang paling menyita perhatian adalah lomba fashion show yang menghadirkan peserta lintas usia, mulai dari remaja hingga lansia.

Kepala Desa Rendeng, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa fashion show ini menjadi salah satu daya tarik utama festival karena mampu memunculkan kreativitas sekaligus hiburan bagi warga.

“Pesertanya sangat beragam, tidak hanya dari kalangan anak muda, tapi juga orang tua hingga lansia. Mereka tampil percaya diri di panggung, menunjukkan bahwa seni dan kebudayaan bisa dinikmati siapa saja,” ujar Yusuf.

Selain fashion show, Culture Festival Rendeng juga diramaikan kirab gunungan jajanan tradisional dari tujuh RW yang ada di desa. Setiap RW menampilkan gunungan khas berisi jajanan basah tradisional, yang kemudian dilombakan berdasarkan kreativitas dan yel-yel pendukung.

Festival ini semakin semarak dengan penampilan kesenian barongan khas Rendeng, expo UMKM dengan 23 stan pelaku usaha, serta pasar murah hasil kolaborasi dengan Dinas Pertanian. Warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan cabai dengan harga lebih terjangkau.

“Tujuan kami melestarikan budaya sekaligus menghibur masyarakat. Dengan adanya expo UMKM dan pasar murah, warga juga terbantu secara ekonomi. Antusiasme terlihat tinggi, bahkan banyak produk UMKM dan sembako yang cepat habis,” tambah Yusuf.

Ia menegaskan bahwa Culture Festival Rendeng digelar setiap dua tahun sekali sebagai wadah menggali potensi budaya dan ekonomi desa. “Lewat kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menciptakan budaya baru yang memperkuat identitas masyarakat Rendeng,” tuturnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :