Kudus, isknews.com – Gagal peroleh tiga poin penuh di kandang sendiri seperti disampaikan pelatih pada jelang pertandingan, Persiku Kudus pada laga melawan Persela Lamongan harus puas bermain imbang 1–1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Wergu Wetan, Minggu (23/11/2025).
Dua gol tercipta pada babak kedua melalui Jhon Edy Mena Perez menit 55 dan dibalas Igor Henrique da Silva Costa pada menit 63.
Sejak awal pertandingan, Persiku tampil agresif dengan mengandalkan permainan cepat dari kedua sisi sayap.
Beberapa peluang tercipta, namun rapatnya pertahanan Persela membuat upaya Persiku belum berbuah gol hingga turun minum. Sebaliknya, Persela tampil lebih efektif menjaga ritme permainan dan memaksimalkan setiap momentum serangan.
Kebuntuan pecah pada awal babak kedua. Persela yang memainkan Jhon Edy Mena Perez langsung mendapatkan hasil. Pada menit ke-55, Perez memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti dan melepaskan sepakan yang tak mampu dibendung kiper Nuri Agus Wibowo, membawa tim tamu unggul 0–1.
Persiku tidak tinggal diam. Tekanan demi tekanan dibangun dari lini tengah hingga akhirnya kapten tim, Igor Henrique, menemukan ruang.
Pada menit ke-63, Igor menerima bola terobosan dan melepaskan tembakan terarah yang merobek gawang Mariyo Londok, menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Gol tersebut membangkitkan semangat Macan Muria yang terus menekan hingga akhir laga.
Pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk menambah intensitas. Persiku memasukkan Dave Mustaine, Bhima Wibnu Fiki Ramadhan, serta pemain lain untuk memperkuat tekanan. Namun penyelesaian akhir yang tak maksimal membuat skor tetap bertahan 1–1 hingga pertandingan usai.
Usai laga, Pelatih Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri menegaskan bahwa anak-anak asuhnya telah berjuang maksimal meski gagal meraih kemenangan kandang.
Ia menyampaikan bahwa kinerja tim sudah menunjukkan perkembangan, meski masih ada banyak evaluasi yang harus dilakukan.
“Dari tertinggal sampai bisa menyamakan kedudukan, pemain sudah bekerja keras. Banyak peluang tercipta dan itu menunjukkan permainan Persiku terus berkembang. Kami bersyukur dengan hasil ini, tetapi tetap harus bekerja lebih keras lagi untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, pemain depan lerby Eliandry Pong Babu menyatakan bahwa pihaknya selalu siap menjalankan strategi pelatih. Menurutnya, keputusan bermain atau tidak sepenuhnya berada pada kebutuhan taktis tim.
“Strategi itu keputusan pelatih. Kami sebagai pemain siap kapan pun diturunkan. Berapa menit pun kami harus memberikan yang terbaik untuk tim,” katanya. (YM/YYM)









