Gali Potensi dan Kembangkan Literasi, Ratusan Anak PAUD di Kudus Antusias Ikuti Lomba Kreatif

oleh -671 Dilihat
Anak-anak saat mengikuti lomba kreatif dalam ajang Gebyar PAUD tingkat kabupaten yang digelar oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan PKG PAUD Kabupaten Kudus di Pusat Belajar Guru (PBG), Rabu (15/10/2025). (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Ratusan anak usia dini di Kabupaten Kudus tampak antusias mengikuti berbagai lomba kreatif dalam ajang Gebyar PAUD tingkat kabupaten yang digelar oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan PKG PAUD Kabupaten Kudus di Pusat Belajar Guru (PBG), Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, menggali potensi, sekaligus menumbuhkan minat literasi sejak usia dini.

Sebanyak 342 anak dari sembilan kecamatan turut ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini. Mereka mengikuti beragam lomba menarik seperti gerak lagu, solosong, bercerita, halang rintang, estafet bola, memindahkan bola dengan centong, hingga baby dancing untuk anak usia 1–2 tahun.

“Ini perdana saya menghadiri Gebyar PAUD tingkat kabupaten. Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk tampil percaya diri dan menunjukkan bakat mereka. Sekaligus melatih mental mereka sejak dini,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris.

Endhah menegaskan bahwa keberadaan PAUD merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan anak sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penguatan literasi dan peningkatan kesejahteraan guru PAUD.

“Anak-anak sebelum masuk SD harus melewati satu tahun di PAUD. Ini sudah kami dorong pelaksanaannya. Literasi juga kami kuatkan lewat lomba bercerita agar anak-anak terbiasa membaca buku dan mengurangi ketergantungan pada gadget,” jelasnya.

Sebagai Bunda Literasi Kudus, Endhah menambahkan bahwa literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan menceritakan kembali isi bacaan dengan cara yang menyenangkan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya membaca, tapi juga bisa mengekspresikan isi cerita dengan gaya mereka sendiri. Ini salah satu cara menumbuhkan daya imajinasi dan kepercayaan diri,” imbuhnya.

Endhah berharap, program PAUD di Kudus terus berkembang dan berinovasi dengan dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah, pendidik, maupun masyarakat.

“Harapan kami, PAUD di Kudus semakin maju dan bersemangat untuk berbenah. Semua pihak perlu terlibat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan guru yang menjadi ujung tombak pembentukan karakter anak-anak kita,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PKG PAUD Kabupaten Kudus, Ummu Umaroh, menjelaskan bahwa peserta Gebyar PAUD merupakan juara 1 dan 2 dari hasil seleksi di tingkat kecamatan. Meski belum ada kelanjutan ke tingkat provinsi, para peserta terbaik tetap diberikan apresiasi berupa piala dan uang pembinaan.

“Anak-anak yang menjadi juara di kecamatan kami ikutkan ke tingkat kabupaten. Dari situ kami pilih lagi juara 1 hingga harapan 3 di setiap kategori. Semua peserta yang berprestasi kami berikan penghargaan sebagai bentuk motivasi,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi anak-anak PAUD di Kudus, sekaligus memperkuat semangat belajar dan berkarya sejak usia dini. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :