Kudus, isknews.com – Semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW menggema dalam kegiatan “Gribig Bersholawat” yang digelar di Lapangan Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus, pada Sabtu malam (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat akar rumput.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, di antaranya RM. Aflakha Mangkunegara (Gus Aflakha) dari Tuban, KH. M. Fathur Rozaq dari Jepara, Ust. M. Mas’ud Shahat, S.Pd.I., M.Pd (Qori’ Internasional), serta masyayikh se-Desa Gribig. Selain itu, kegiatan ini juga akan diiringi oleh grup sholawat Jagad Sholawat Mangkunegara dari Tuban.
Dalam tausiyahnya, KH. M. Fathur Rozaq dari Jepara menyampaikan pesan kepada para jamaah, “penting tetep ngelakoni apik senajan ora tau dianggep apik, sebab bedo konco bedo cerita, apik elek gumantung sopo sing cerita.”
K. Selamet Anwari Ketua PR NU Gribig menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat gribig “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga nahdliyyin desa gribig yang telah membantu mensukseskan acara gribig bersholawat yang sebelumnya telah dilaksanakan pembacaan arwah tahlil massal” Ujarnya
Kegiatan Gribig Bersholawat melibatkan seluruh badan otonom (BANOM) NU di Ranting Gribig, di antaranya PR NU Gribig, PR Muslimat NU Gribig, GP Ansor Gribig, PR Fatayat NU Gribig, serta PR IPNU bersama IPPNU Gribig. Keterlibatan berbagai banom ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Camat gebog Fariq Musthofa S.H., M.H. menyampaikan apresiasi kegiatan gribig bersholawat “saya sangant mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan bersholawat ini semoga memberikan kemanfaatan dan juga keberkahan bagi kita semua” beliau juga mengingatkan betapa maraknya stunting “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika mereka tumbuh sehat dan cerdas, maka masa depan bangsa juga akan kuat. Sebaliknya, jika stunting tidak kita cegah, maka akan berdampak panjang bagi kualitas sumber daya manusia kita, karena pelajar dan pemuda sekarang adalah penerus generasi bangsa yang akan datang menuju generasi emas” ujarnya
K. Suwantho, S.Pd.I MWC NU Gebog mengajak supaya kita menyayangi dan mendoakan orang tua “Dalam kegiatan gribig bersholawat ini dimulai pra dengan tahlil masal sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai anak untuk menghadiahkan doa kepada orang tua kita, karena mereka yang sudah wafat hanya butuh doa dari anak-anak yang sholih-solihah, usahakan jika ada rezeki bisa ikut qurban dihari idul adha nanti dan pahalanya dihadiahkan untuk orang tua kita” ujarnya
Selain sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya di lingkungan Nahdliyin Ranting Gribig. Dengan adanya kolaborasi lintas banom, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat ke depannya.







