Kudus, isknews.com – Menghadapi perkembangan teknologi yang kian pesat, Hiswana Migas Pati menegaskan komitmennya untuk memperkuat strategi organisasi melalui Musyawarah Cabang (Muscab) XII yang digelar pada Senin (24/11/2025). Forum tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk menyusun langkah adaptif dalam menjawab tantangan digitalisasi di sektor migas.
Muscab XII Hiswana Migas Pati berlangsung dengan agenda utama pemaparan program, evaluasi kinerja, serta pembahasan arah kebijakan empat tahun ke depan. Para peserta dari berbagai SPBU, agen LPG, dan subpenyalur aktif terlibat dalam diskusi mengenai percepatan transformasi layanan berbasis digital.
Ketua panitia Muscab XII, dalam laporannya menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga transparansi, akurasi distribusi, dan pelayanan kepada masyarakat. “Era digital menuntut data yang cepat, valid, dan mudah ditelusuri. Karena itu, penguatan sistem berbasis teknologi menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Perwakilan Pertamina yang hadir juga memberikan pandangan bahwa integrasi digital di sektor migas akan memperkuat pengawasan distribusi BBM dan LPG sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan. Pertamina menyambut baik komitmen Hiswana Migas Pati yang terus mendorong modernisasi layanan.
Dalam forum tersebut, Hiswana Migas Pati juga membuka ruang bagi anggota untuk menyampaikan usulan, termasuk peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi aplikasi monitoring distribusi, dan penguatan sinergi dengan mitra strategis. Seluruh masukan menjadi bagian dari rumusan program kerja baru yang lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan energi.
“Melalui Muscab XII ini, Hiswana Migas Pati menegaskan tekadnya untuk menjadi organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan inovatif. Dengan langkah strategis yang matang, mereka optimistis mampu menghadapi tantangan era digitalisasi sekaligus memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Pati,” pungkasnya. (AS/YM)






