Kudus, isknews.com – Meroketnya logam mulia Antam yang per hari ini tembus diangka lebih dari satu juta Rupiah pergramnya. Akibatnya harga jula emas hari ini nilainya lebih tinggi dari saat membeli. Hal ini membuat toko emas menjadi serbuan masyarakat untuk menjual kembali emas mereka.
Namun sayangnya di tengah pandemi covid-19, meski sudah terdapat sekat pembatas, para pelanggan masih nampak berdesakan mengindahkan jaga jarak aman sesuai protokol kesehatan.

Sebut saja disebuah toko emas di jalan Jendral Sudirman Kudus, hari ini terpantau ramai di serbu warga, yang tak hanya ingin membeli, namun banyak pula dari mereka yang akan menjual kembali koleksi emas mereka.
Karena pada saat ini harga perhiasan emas ikut menjulang naik seiring dengan meroketnya logam mulia Antam yang perhari ini tembus diangka Rp 1 juta 28 ribu pergramnya.
Kimiati penjual toko emas mengaku, harga jual emas perhiasan di tokonya per hari ini terus merangkak naik, kini menembus hingga 810 ribu Rupiah pergram.
“Harga emas naik biasanya penjualan sama pengembalian, banyak pengembalian, saya jual 800 hingga 810 ribu pergram, tiap hari naik. Sedang emas batangan tiap hari naiknya, 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu, sampai hari ini seimbang,” katanya Selasa (05/08/2020).
Naiknya harga emas juga membuat pengembalian emas juga cukup banyak sejak sepekan terakhir. Meski dalam kondisi sulit seperti sekarang ini masih ada pula yang beli.
“Tak seperti di awal pandemi, sepi pembeli hanya pengembalian saja,” terangnya.
Meski berdesakan Ariska, salah satu warga mengaku, selain terdesak kebutuhan ia sengaja menjual kembali perhiasan emas mereka mumpung melambungnya harga emas saat ini.
“Saya mengembalikan kalung emas ini karena ini lagi butuh, juga ada keperluan, mumpung harga jual emas sekarang ini sedang bagus,” tandasnya. (YM/YM)










