Harga Garam Naik Empat Kali Lipat

oleh -256 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Target produksi garam di Bumi Mina Tani turun drastis. Pasalnya, dari target produksi tahun 2016 sebesar 384 ribu ton garam. Sampai bulan Desember lalu, produksi garam di Pati hanya bisa menembus diangka 16 ribu ton saja.

Akibatnya, stok garam di pasaran menipis yang berimbas pada melonjaknya harga garam. Sebelumnya, harga normal garam dari produsen sebesar Rp 500 per kilogram, saat ini sudah mencapai Rp 2 ribu per kilogramnya.

“Harga garam saat ini terus merangkak naik di pasaran. Karena bagaimana lagi stok barangnya memang menipis,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Pati, Sujono, Sabtu (08/04/2017).

Disinyalir, anomali cuaca menjadi faktor utama turunnya produksi petani garam di sepanjang pesisir Kabupaten Pati. Karena, banyak petani garam yang memilih berhenti berproduksi dalam keadaan cuaca yang tidak menentu sekarang ini.

“Karena jika mereka memaksakan tetap memproduksi garam, selain hasilnya jauh dari bagus, potensi kerugiannya pun cukup besar,” bebernya.

Sementara itu, seorang petani garam Wagiman (48) asal Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, mengeluhkan cuaca yang tidak menentu. Bahkan, banyak petani garam yang beralih beternak ikan akibat kondisi tersebut.

“Selalu gagal panen garam karena hujan. Disini sudah banyak petani garam yang mengisi tambaknya dengan ikan, walau biayanya jauh lebih besar. Kalau mereka bertahan dari garam, anak istri mereka makan apa,” pungkasnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :