Hari Ke-2 Kebakaran Sumur Minyak Di Blora Belum Bisa Di Padamkan.

oleh -141 Dilihat
Foto: Istimewa

Blora, isknews.com – Kebakaran sumur minyak milik warga di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih belum berhasil dipadamkan sejak Minggu (17/08/2025).

Menurut keterangan warga setempat, insiden bermula ketika seorang pemilik sumur sedang membersihkan saluran air di sekitar sumur minyak miliknya. Tiba-tiba, sumur tersebut meledak dan memicu kobaran api. Ledakan yang terjadi secara mendadak ini menyebabkan beberapa orang di sekitar lokasi tidak sempat menyelamatkan diri.

Hingga hari ini (19/08/2025) pukul 10.00 WIB, petugas gabungan, termasuk Pemadam Kebakaran Kabupaten Blora, Tim TRC BPBD Blora, serta personel TNI-Polri belum sepenuhnya memadamkan semua titik api.

Kobaran api yang besar di area sumur minyak telah menyebar ke beberapa sumur di sekitarnya akibat jarak antar-sumur yang terlalu berdekatan.

Hal ini menciptakan kendala serius bagi petugas pemadaman, karena banyaknya titik api yang muncul secara bersamaan di lokasi yang saling berhimpitan. Kondisi tersebut secara signifikan menghambat upaya pemadaman, mempersulit petugas dalam mengendalikan perluasan kebakaran.

Kasie Humas Polres Blora, AKP Gembong, saat dikonfirmasi via telepon oleh tim isknews.com menyampaikan bahwa kebakaran sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan properti.

Tragedi ini mengakibatkan 3 warga tewas akibat luka bakar dan 3 korban selamat dengan luka bakar serius, termasuk seorang balita yang saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soejito Yogyakarta. Selain korban jiwa, kebakaran juga melalap beberapa rumah warga di RT 04 RW 01 Dusun Gendono, yakni milik Sureni, Suntari, Suparman, dan Sukrin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumur minyak yang dikelola warga Bogorejo tersebut ternyata tidak memiliki izin resmi dari pemerintah pusat.

AKP Gembong menambahkan, “hingga hari ini (19/8/2025), petugas masih berupaya memadamkan beberapa titik api serta melakukan evakuasi warga yang terdampak.”

Kebakaran ini telah memaksa evakuasi 55 kepala keluarga beserta puluhan hewan ternak warga ke lokasi yang lebih aman. (*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :