Harlah ke-28 PKB, DPC PKB Kudus Teguhkan Politik Melayani Umat dan Perkuat Sinergi dengan NU

oleh -543 Dilihat
Ketua DPD PKB Kudus Ida Nursaadah saat menyerahkan potongan tumpang kepada ketua Dewan Syuro KH Jazuli Basyir di Sekretariat DPC PKB di jalan Ganesha Purwosari Kudus, Minggu (19/7/2026) (Foto: YM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus menggelar sarasehan politik dan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Kudus, Minggu (19/7/2026) malam.

Mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi“, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen partai dalam mengawal amanat konstitusi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai aksi sosial.

Acara yang digelar serentak malam ini dengan seluruh DPC PKB se-Indonesia ini, dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah yang juga Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus Ida Nursaadah, jajaran Dewan Mustasyar yang terdiri atas KH Nur Halim dan Kustur Fais, Ketua Dewan Syura DPC PKB Kabupaten Kudus KH Jazuli Basyir, para pengurus DPC dan PAC, anggota Fraksi PKB DPRD Kudus, kader, badan otonom partai, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kudus.

Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus Ida Nursaadah mengatakan, Harlah ke-28 menjadi momentum refleksi perjalanan PKB sekaligus memperkuat komitmen partai sebagai organisasi politik yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama dan terus berkhidmat kepada umat, bangsa, dan negara.

Menurut Ida, sesuai instruksi Ketua Umum DPP PKB, seluruh jajaran partai diminta agar peringatan Harlah tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“PKB harus hadir di tengah masyarakat. Karena itu rangkaian Harlah kami isi dengan donor darah, pelayanan kesehatan gratis, berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim di Panti Darul Khadhonah, serta memberikan bantuan operasional kepada PCNU Kabupaten Kudus beserta badan-badan otonom Nahdlatul Ulama. Ini merupakan bentuk pengabdian PKB kepada umat dan masyarakat,” ujar Ida.

Ia menjelaskan, bantuan operasional tersebut disalurkan kepada PCNU Kabupaten Kudus, Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Banser, IPNU, IPPN Kabupaten Kudus.

“Hubungan PKB dengan Nahdlatul Ulama memiliki ikatan sejarah yang kuat. Karena itu kami ingin terus memperkuat sinergi agar organisasi-organisasi NU semakin optimal dalam menjalankan pelayanan, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Ida menambahkan, tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” mengandung pesan bahwa pembangunan ekonomi harus kembali pada amanat Undang-Undang Dasar 1945, yakni mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

PKB, kata dia, akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, petani, nelayan, pelaku UMKM, santri, dan kelompok rentan lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah yang juga Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan ucapan selamat atas Hari Lahir ke-28 PKB.

Ia berharap PKB semakin maju, solid, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sam’ani, selama 28 tahun perjalanan PKB telah menunjukkan kiprah dan pengabdian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berbagai gagasan dan kebijakan yang diperjuangkan PKB menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tema Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi mengingatkan kita bahwa pembangunan ekonomi harus berpijak pada amanat konstitusi, yakni mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari angka statistik, tetapi juga sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Sam’ani.

Ia mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kudus dengan PKB dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan seluruh kekuatan politik menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sam’ani berharap PKB terus menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif, memperkuat pendidikan politik yang sehat, melahirkan kader berintegritas, serta terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ia juga mengajak seluruh kader menjadikan Harlah ke-28 sebagai momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan membangun Kabupaten Kudus yang semakin maju menuju Kudus Sehat: Sejahtera, Harmoni, dan Takwa. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.