Hartopo Ajak Warga Berzakat Melalui Gerakan Cinta Zakat Baznas Kudus

oleh -492 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk mempertebal keimanan dan berbagi pada sesama dengan berzakat. Dalam momen bulan suci, Bupati Kudus Hartopo bersama unsur Forkopimda meresmikan Gerakan Cinta Zakat dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kudus di Command Center, Kamis (6/5/2021).

Hartopo menuturkan berbagai permasalahan sosial dapat dituntaskan dengan zakat, terutama di masa pandemi.
Hartopo mencontohkan permasalahan rumah salah satu warga yang mau ambruk. Kalau tidak segera ditangani, rumah akan roboh. Padahal jika memakai dana APBD, rentang waktu antara pembuatan proposal sampai dengan realisasi bisa mencapai satu tahun. Terlebih saat ini terdapat refocusing untuk penanganan Covid-19.  Namun dengan zakat, bedah rumah dapat segera dilaksanakan. Begitu juga dalam memberikan santunan warga miskin dan anak yatim/piatu. Santunan dapat langsung diberikan secara cepat. Hartopo menyampaikan bahwa dengan zakat, bisa menuntaskan kemiskinan.

“Saat ini, kami belum dapat maksimal memberikan bantuan karena refocusing anggaran di masa pandemi. Namun, dengan zakat, kami bisa dengan cepat memberikan solusi kepada masyarakat. Lebih solutif,” ucapnya.

Selama ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) telah berzakat melalui BAZNAS secara berkala. Selanjutnya, Hartopo mengajak para pengusaha untuk ikut berzakat di BAZNAS Kudus. Pihaknya juga akan menggandeng instansi vertikal untuk berzakat.

Orang nomor satu tersebut menyampaikan nantinya zakat tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat Kudus.
“Kami akan mengajak pengusaha untuk ikut berzakat. Manfaatnya nanti akan dirasakan oleh masyarakat semuanya,” jelasnya

Hartopo tidak menargetkan nominal zakat yang dikumpulkan. Pihaknya meminta pegawai dan pengusaha berzakat secara sukarela. Nantinya, zakat akan didistribusikan secara proporsional oleh BAZNAS bersama Pemkab Kudus. Hartopo menyebut, proses distribusi dan pengelolaan oleh BAZNAS dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami tak menargetkan jumlahnya, karena ini dilakukan secara sukarela. Insya Allah prosesnya halal, aman, dan dikelola secara transparan dan akuntabel oleh BAZNAS,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati bersama unsur Forkopimda Kudus mengikuti launching Gerakan Cinta Zakat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya menghadiri secara virtual bersama bupati/walikota provinsi Jawa Tengah. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :