HUT PGRI ke-80, Porsenijar Jadi Ruang Bangun Ekosistem Pendidikan yang Kuat

oleh -405 Dilihat
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton, Ketua PGRI Kudus Ahadi Setiawan dan Kepala Disdikpora Harjuna Widada SH serta sejumlah guru dan panitia Porsenijar HIT PGRI ke 80 di SMP2 Gebog Kudus, Senin 17/11/25 (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Kudus tahun ini dipusatkan pada gelaran Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar).

Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi para guru untuk memperkuat sinergi dan membangun ekosistem pendidikan yang kokoh. Kegiatan resmi dibuka Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di SMP 2 Gebog, Senin (17/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Porsenijar bukan hanya sebatas pertandingan olahraga dan seni, melainkan ruang bagi para guru untuk menjalin silaturahmi, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kolaborasi antarsatuan pendidikan.

“Semangat terus, jaga sportivitas, jaga silaturahmi. Untuk para guru, karena kalau guru sehat, kuat, nanti akan punya kinerja baik dan berdampak pada murid yang berprestasi,” ujarnya.

Sam’ani juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang bergerak cepat.

Guru, katanya, harus mampu menyesuaikan diri dan meningkatkan kompetensi agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman.

“Zaman sudah modern, murid sudah pintar-pintar, jangan kalah sama murid,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa guru memegang peran penting dalam membentuk generasi masa depan.

Karena itu, kemampuan literasi teknologi dan pola pikir modern mutlak diperlukan untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Sam’ani menyebut bahwa kegiatan seperti Porsenijar memiliki dampak besar dalam membangun harmonisasi di lingkungan pendidikan. Menurutnya, hubungan yang kuat antar guru maupun sekolah akan menciptakan atmosfer belajar yang lebih baik bagi siswa.

Sementara itu, Ketua PGRI Kudus Ahadi Setiawan menuturkan bahwa rangkaian Porsenijar tahun ini dimulai dengan lomba voli antar guru perwakilan sembilan kecamatan. Pada 21 November 2025, kegiatan akan dilanjutkan dengan Fun Game berupa lomba paduan suara dan mini soccer usia 50 tahun yang seluruh pesertanya merupakan guru.

“Semoga dengan berbagai kegiatan yang kita lakukan, dapat meningkatkan kekompakan guru di Kudus, dan nanti berimbas pada peningkatan kualitas pendidikan di Kudus,” ucapnya.

Ia menambahkan, PGRI Kudus terus mendorong peningkatan SDM guru. Belum lama ini, organisasi tersebut telah menggelar pelatihan pembelajaran mendalam untuk guru-guru di sembilan kecamatan sebagai bagian dari penguatan kompetensi secara berkelanjutan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :