Instruksi DPP, Gerindra Kudus Tetap Akan Laksanakan Mekanisme PAW

oleh -152 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sesuai dengan intruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Gerindra tetap akan melaksanakan mekanisme pergantian antar waktu (PAW) untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus dari fraksi Gerindra.

Sebelum pelaksanaan PAW dilaksanakan, Empat anggota DPRD Kudus dari partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto itu dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus.

Laporan dilayangkan, lantaran empat anggota DPRD tersebut diduga beberapa kali mangkir dari rapat Paripurna.

Menaggapi tudingan itu, Ketua DPC Partai Gerindra Sulistyo Utomo pun akhirnya menjawab adanya kasus tersebut. Ia menjadi salah satu anggota DPRD yang ikut dilaporkan ke BK DPRD Kudus.

Laporan tersebut, merupakan dampak dari proses internal partai akan kebijakan PAW anggota DPRD Kudus dari fraksi Gerindra.

“Ini perlu saya sampaikan, laporan itu adalah dampak dari proses PAW,” kata dia beberapa waktu lalu.

Alasan proses PAW dilakukan, lantaran mindak lanjuti instruksi dari Dewan DPP partai Gerindra.

Dimungkinkan, lanjut Sulistiyo, pihak yang di PAW tidak menerimakan hal tersebut, sehingga terjadi gejolak di dalam internal partainya.

“Proses PAW yang kita laksanakan menindak lanjuti instruksi dari DPP partai Gerindra, surat itu kesepakatan bersama di tahun 2019,” ucapnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kudus Sulistyo Utomo

Isi surat dari DPP, berisikan akan tugas untuk segera menindaklanjuti persoalan di internal Gerinda Kudus saat ini.

Meskipun demikian, pihaknya bersama anggota yang lain akan mendalami persoalan ini dan mencari solusinya.

Sehingga, persoalan yang ada di internal Gerinda partainya bisa segera kondusif. Termasuk dengan persoalan pelaporan empat anggota dewan di partainya.

Menurutnya, pihak yang melaporkan empat anggota dewan yang termasuk dirinya itu, tidak didukung dengan data-data kuat. Sehingga persoalan ini harus segara ia selesaikan.

“Pelopor tidak ada data dukung yang kuat. Karena kalau mau melaporkan harus didasari dengan data dukung untuk di laporkan ke BK DPRD Kudus,” ucap dia.

Ia juga menyampaikan, jika pelaksanaan PAW dari DPC partai Gerindra akan tetap dilakukan. Pasalnya, proses PAW tersebut merupakan keputusan dari DPP partai Gerindra.

“Proses itu tetap berlangsung, dari partai memutuskan PAW, ya kita dari bawah ikut saja,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Asnawi mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dalam Pemilihan Umum legislatif 2018 melaporkan Empat Anggota DPRD Kudus dari fraksi Gerindra ke BK lantaran beberapa kali mangkir dari rapat Paripurna.

Mereka dilaporkan, karena dianggap melanggar pasal 193 ayat 2 huruf d undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah juncto pasal 134 ayat 3 huruf d peraturan DPRD nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD Kabupaten Kudus.(yy/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.