Jagat Medsos Kudus Dihebohkan Kemunculan Pocong di Dawe, Polisi Pastikan Hoaks

oleh -1841 Dilihat
Sejumlah petugas kepolisian diturunkan malam ini dikawasan penyebaran cerita pocong begal dan pastikan itu hoaks, hingga kini tidak ada laporan resmi maupun temuan di lapangan terkait isu yang viral tersebut. (Foto: istimewa/Polres Kudus)

Kudus, isknews.com – Suasana malam di wilayah Kecamatan Dawe belakangan mendadak terasa berbeda. Obrolan warga tak lagi sekadar soal ronda atau aktivitas kampung, melainkan kabar kemunculan “pocong begal” yang viral di media sosial.

Narasi itu menyebar cepat melalui status WhatsApp hingga video di sejumlah akun, membuat sebagian warga diliputi rasa waswas saat melintas di jalan-jalan sepi.

Namun kabar yang ramai diperbincangkan tersebut dipastikan tidak benar. Polisi menegaskan isu kemunculan pocong di wilayah Dawe hanyalah hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Dawe Jajang Wiwoko memastikan hingga kini tidak ada laporan resmi maupun temuan di lapangan terkait isu yang viral tersebut.

“Informasi terkait pocong begal yang beredar di media sosial itu tidak benar. Sampai saat ini tidak ada laporan resmi maupun temuan di lapangan yang membenarkan hal tersebut,” tegas AKP Jajang Wiwoko, Minggu (24/5/2026) dini hari.

Menurutnya, kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penelusuran setelah informasi tersebut ramai beredar di masyarakat. Petugas melakukan patroli dan pengecekan di sejumlah titik yang disebut dalam unggahan viral.

Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun sosok seperti yang dinarasikan dalam pesan berantai tersebut.

AKP Jajang mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Warga diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.

“Jangan mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Pastikan informasi yang diterima sudah terverifikasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyebaran isu semacam ini bukan sekadar candaan karena dapat memicu keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta tidak bertindak sendiri apabila menemukan sesuatu yang dianggap mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian melalui layanan call center 110,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan cek dan ricek sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

“Jangan menyebarkan hoaks yang dapat membuat resah. Lakukan cek dan ricek sebelum mempercayai atau membagikan informasi,” ungkapnya.

Meski isu tersebut dipastikan hoaks, patroli rutin tetap ditingkatkan, khususnya pada jam rawan dan jalur-jalur yang minim penerangan di wilayah Kecamatan Dawe guna memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.