Ratusan Rumah di Wilayah Kecamatan Undaan dan Dawe Di Terjang Angin Puting Beliung, Hanya Kerusakan Ringan

oleh
Sejumlah anggota TNI membantu warga memperbaiki genting rumah yang rusak (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Hampir sejumlah seratusan lebih rumah warga yang rusak atap atau gentingnya akibat Angin Puting beliung yang melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Undaan dan Kecamatan Dawe siang tadi, Selasa (10/12/2019).

Angin puting beliung menerjang tiga desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, sore tadi. Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah kecamatan tersebut ternyata juga disertai angin puting beliung dan sempat memporak porandakan sejumlah genting rumah di tiga desa Larikrejo, Kutuk, dan Wates.

Menurut Camat Undaa’an Rifa’I Nawawi kejadian angin puting beling itu melanda pada sekitar pukul 10.00 WIB dan akibat kejadian tersebut terparah melanda Desa Larikrejo.

“Di Desa Larikrejo tercatat ada 55 rumah warga mengalami kerusakan genting dan asbes dengan nilai kerusakan total di RW 1 RW2 dan RW 3 ini senilai Rp 30 jutaan,” katanya saat dihubungi media ini melalui telefon selularnya, Selasa (10/12/2019) sore.

TRENDING :  Angin Kencang Rusak Ratusan Rumah Di Kecamatan Undaan

Sedangkan dampak angin puting beliung di Desa Kudtuk menurutnya menyebabkan sekitar 27 rumah warga alami kerusakan juga di bagian atap atau genting.

“Sementara untuk Desa Wates masih didata oleh timnya, namun dampaknya tak separah dua Desa tersebut,” terang dia.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu dan pasca-kejadian itu warga desa dan sejumlah aparat TNI dan Polisi bahu membahu melakukan kerja bakti memperbaiki genting rumah-rumah warga yang terbang karena terkena angin puting beliung.

TRENDING :  Kebakaran di Area Peternakan ayam di Menawan

“Warga saat ini gotong royong dan kerja bakti memperbaiki rumah mereka yang rusak ringan terkena terjangan angin,” tambahnya.

Camat Rifa’I berpesan kepada warganya agar masyarakat waspada, karena cuaca tak menentu, kadang tiba-tiba hujan lebat disertai angin,petir.

Sejumlah Genting rumah warga di Desa Larikrejo Undaan Kudus berterbangan akibat terjangan angin puting beliung (Foto: YM)

“Agar pohon yang terlalu rindang dekat rumah dipangkas, selokan tolong diperhatikan jangan sampai ada sumbatan, jangan buang sampah disembarang tempat dan selalu jaga kebersihan,” pesannya.

Dikabarkan Angin puting beliung juga tak hanya melanda kawasan Kecamatan Undaan saja, di Kecamatan Dawe angin Kencang juga melanda Desa Kandang Mas di RT 4 dan 5 di RW 7 Dukuh Sintru dan Dukuh Sudo.

Pada kejadian tersebut dilaporkan sebanyak 28 rumah terdampak angin tersebut.

TRENDING :  Si Jago Merah Lumat Rumah di Pohgading, Satu Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

Sedangkan Desa Tergo sebuah rumah milik Wagiman. Rumah warga Dukuh Sudo RT 4/RW 4 itu porak poranda setelah terimpa pohon randu, Selasa (10/12/2019) sore.

Total ada sekitar 7 rumah warga yang terdampak angin puting beliung yang melanda Desa Tergo ini.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Kudus Bergas C Penanggungan mengatakan, dari data BPBD ada dua kecamatan yang terdampak angin kencang. Yang pertama di Kecamatan Undaan ada sebanyak lima desa  dengan puluhan rumah terdampak angin puting beliung dan puluhan pohon yang tumbang.

“Sedangkan di Kecamatan Dawe, ada dua desa yang terdampak. Yakni desa Kandangmas dan Desa Tergo. Beberapa rumah atapnya rusak ringan dan satu pohon tumbang,” jelasnya.

Sebuah pohon yang tumbang dan menimpa rumah Wagiman warga Desa Tergo Dawe (Foto: YM)

Disinggung terkait korban jiwa, ia pun memastikan tak ada korban. Sedangkan untuk kerugian secara material masih dalam pendataan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :